Pemuda Ikat Sahabat dengan Lakban hingga Mati Lemas

BEKASI, beritaklick.com – Peristiwa pembunuhan menimpa seorang remaja berinisial AY, 19 di Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat. Ia tewas di tangan sahabatnya sendiri yang berinisial TAW, 21.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan, pembunuhan ini didasari oleh permasalahan sepele. Pelaku merasa sakit hati karena korban mencari pekerjaan seorang diri.

“Tersangka sakit hati kepada korban karena tidak mengajak tersangka saat mencari pekerjaan,” kata Zulpan kepada wartawan, Kamis (27/1).
Pelaku yang mengetahui korban telah mendapatkan pekerjaan pun merasa dikhianati. Pelaku pun gelap mata dan langsung menyiapkan rencana pembunuhan terhadap korban yang merupakan teman SMK-nya.
Pelaku lalu melancarkan aksinya pada Selasa (18/1). TAW meminta AY datang ke salah satu rumah teman sekolahnya. Tanpa ada kecurigaan, AY pun datang sesuai permintaan.
Pelaku lalu meminta korban membeli lakban serta tali ke warung. Setelah dibelikan, ternyata benda itu digunakan pelaku untuk mengikat tangan dan kaki hingga menutup mulut korban.

“Korban kenapa menurut saja? Karena korban ini takut kepada tersangka. Dari zaman sekolah tersangka sudah dikenal jagoan. Jadi dia di bawah tekanan dan intimidasi korban sehingga menurut saja,” ucap Zulpan.
Dalam keadaan terikat kaki dan tangan hingga mulut yang tertutup lakban, korban ditinggal di kamar mandi oleh pelaku. Setengah jam berselang, korban AY ditemukan telah meninggal dunia.

“Ditinggal di kamar mandi 30 menit dan tersangka menghampiri lagi kepada korban dan korban sudah dalam posisi terjatuh dan tidak bernyawa,” pungkas Zulpan.
Pelaku awalnya sempat tidak mengakui perbuatannya. Kepada keluarga korban, pelaku berdalih korban meninggal akibat terjatuh dari tangga.
Kini pelaku TAW telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Dia terancam pidana seumur hidup penjara. (rs/bck,)

Comments (0)
Add Comment