BI Yakin Inflasi 2022 Tetap Terkendali

60
Gubernur BI Perry Warjiyo

JAKARTA, beritaklick.com – Bank Indonesia (BI) meyakini inflasi Indonesia pada tahun ini akan tetap terkendali. Meski terjadi kenaikan permintaan domestik, namun kemampuan produksi yang masih memadai akan mampu mencukupi sehingga tidak menyebabkan kenaikan inflasi seperti yang terjadi di sejumlah negara.

“Ya inflasi IHK akan naik, tapi perkiraan kami tahun ini masih berada dalam kisaran sasaran tiga persen plus minus satu persen,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam video conference, Kamis (20/1).

Perry mengakui, ada tekanan-tekanan inflasi dengan permintaan yang semakin tinggi, sehingga membuat inflasi meningkat di tahun ini hingga 2023. Namun begitu, BI tidak ingin terburu-buru mengambil respons kebijakan karena diperkirakan kenaikannya baru akan terasa di akhir 2022.

“Secara cepatnya mungkin paling cepat perlu melihat kembali pada kuartal III tahun ini untuk menentukan respons-respons kebijakan BI lanjutannya. Pada saat ini fokus kita adalah bagaimana menjaga stabiltas dari sisi normalisasi Fed dan pada saat yang sama mendorong pemulihan ekonomi,” ungkapnya.

Pada 2021, inflasi IHK tercatat sebesar 1,87 persen (yoy) dan berada di bawah kisaran sasaran tiga plus minus satu persen, meski meningkat dibandingkan dengan inflasi IHK tahun sebelumnya yang sebesar 1,68 persen (yoy). Tahun ini inflasi diperkirakan tetap terjaga didukung tetap terkendalinya ekspektasi inflasi dan stabilitas nilai tukar rupiah.

“Respons kebijakan yang ditempuh BI dan pemerintah, BI berkomitmen menjaga stabilitas harga dan memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) guna menjaga inflasi IHK dalam kisaran targetnya,” pungkas dia. (rs/bck,)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar