2.573 Jiwa Terancam Dinonaktifkan BPJSnya

83
Rustam Arifin

Beritaklick.com, LANGARA – Sebanyak 2.573 jiwa di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) terancam dinonaktifkan kepesertaannya sebagai penerima manfaat jaminan sosial yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) karena datanya dianggap tidak valid.

Demikian yang disampaikan, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Konkep M Rustam Arifin saat ditemui usai mengikuti rapat koordinasi antara Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) dengan Pemerintah Kabupaten Konkep di kantor Bupati Konkep, Senin (1/11).

“Data per 30 Oktober 2021, sudah 5.475 jiwa yang dinonaktifkan BPJSnya yang pembiayaannya ditanggung APBN. Sedangkan 2.573 jiwa perlu perbaikan hingga 14 November 2021, jika tidak diperbaiki maka terancam untuk dinonaktifkan,” jelasnya.

Sehingga hasil rapat koordinasi antara pihaknya dengan BPJS sambung Rustam, akan secepatnya diperbaiki dengan cara validasi data Kementerian Sosial (Kemensos) dengan Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

“Sebentar malam kita akan rapat untuk bisa sandingkan antara data dari Kementerian Sosial dengan data yang ada di Dukcapil. Data itu akan difilter per Kecamatan, per desa, setelah itu akan kita serahkan ke desa untuk diverifikasi. Makanya kita ini kerja ekstra karena hanya 14 hari,” katanya.

Meski waktu yang kasib Rustam tetap optimis untuk menuntaskan singkronisasi data, sehingga 2.573 jiwa yang terdaftar di BPJS tidak dinonaktifkan.

“Penyebabnya kenapa dinonaktifkan karena pertama data ganda, yang ke dua karena meninggal dunia, yang ke tiga karena pindah domisili,” tandasnya. (r2/klick)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar