Bahas Penggunaan DD 2022,Pemdes Kapoiala Baru Gelar Musdes

70
Dari kiri, La Ode Muhammad Syamsul Kaidah (PDP), Ronalddin (PDTI), kemudian Kades Kapoiala Baru, Abdul Madjid, Camat Kapoiala, Muh. Shobri Rustam, Syamsuddin (Ketua BPD), dan Muh. Irsyad (Sekretaris BPD).
Dari kiri, La Ode Muhammad Syamsul Kaidah (PDP), Ronalddin (PDTI), kemudian Kades Kapoiala Baru, Abdul Madjid, Camat Kapoiala, Muh. Shobri Rustam, Syamsuddin (Ketua BPD), dan Muh. Irsyad (Sekretaris BPD).

Beritaklick.com | UNAAHA – Pasca terbitnya Permendesa PDTT no 7 tahun 2021 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2022, Pemerintahan Desa Kapoiala Baru laksanakan Musyawarah Desa bertempat di Balai Pertemuan; Jum’at (17/09/2021).

Pelaksanaan Musdes ini merupakan inisiasi dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama Pemerintah Desa dalam mendorong majunya proses perencanaan pembangunan yang partisipatif.

Didampingi Sekretaris Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Muh. Irsyad, Ketua BPD Syamsuddin mengatakan, ini merupakan kegiatan tahunan dalam membahas dan merencanakan program-program pembangunan di tahun mendatang.

“Musdes ini adalah salah satu wadah kita berdesa, bertemu dan bermufakat,” kata Ketua BPD saat membuka kegiatan Musdes.

Suasana rapat pembahasan Musyawarah Desa di Balai Desa Kapoiala Baru, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe.
Suasana rapat pembahasan Musyawarah Desa di Balai Desa Kapoiala Baru, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe.

 

Sementara itu, Camat Kapoiala, Muh. Shobri Rustam menyampaikan, pentingnya dari program pembangunan yang mendukung pengembangan ekonomi desa, baik itu pembangunan infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat desa. Sehingga, pembangunan berbasis pengembangan ekonomi merupakan hal yang teramat penting.

Camat Kapoiala menambahkan tentang pentingnya Revitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) sebagai salah satu pilar perekonomian Desa Kapoiala Baru.

“Saya berharap Pemerintah Desa Kapoiala Baru dapat membentuk, dan mendorong maju BUMDesa sebagai kekuatan ekonomi Desa,” ucapnya.

Dalam proses perencanaan pembangunan ke depan, lanjut Shobri, di samping Permendesa PDTT No. 7 Tahun 2021 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2022, hasil pendataan SDGs dan Pemutakhiran Indek Desa Membangun (IDM) tahun 2021 juga menjadi acuan perencanaan pelaksanaan pembangunan di tahun 2022 nanti.

“Sambil kita menunggu PMK dan Peraturan Bupati tentang Pengelolaan Dana Desa Tahun 2022, tahapan perencanaan pembangunan desa ini penting untuk kita mulai,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Kapoiala Baru Abdul Madjid menghimbau kepada seluruh perwakilan kelompok masyarakat yang hadir agar Pemerintah Desa Kapoiala Baru dalam pelaksanaan pembangunan di tahun 2022 nanti betul-betul lahir dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat.

“Saya meminta kepada masyarakat Desa Kapoiala Baru agar selalu memberi masukan kepada Pemerintah Desa dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan baik itu saran maupun kritik yang sifatnya membangun,” ungkapnya.

Diketahui, musdes penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP-Desa) Tahun 2022 ini dihadiri oleh unsur BPD, Kepala Desa, Perangkat Desa, Lembaga-Lembaga Kemasyarakatan Desa, Tokoh Masyarakat dan keterwakilan kelompok masyarakat lainnya serta Tim TPP Kec. Kapoiala (PDP/PDTI/PLD).

Dalam Musdes kali ini, selain mensosialisasikan arah kebijakan Dana Desa Tahun 2022, juga disepakati dan dibentuk Tim Penyusun RKP-Desa dan Tim Verifikasi Desa Tahun 2022 yang disahkan melalui Keputusan Kepala Desa.

Tim penyusun inilah yang nantinya akan melakukan penyelarasan program kegiatan masuk ke desa, pencermatan ulang dokumen RPJMDesa maupun RKPDesa tahun sebelumnya, termasuk perkiraan pagu indikatif desa, yang semua hasilnya akan menjadi bahan materi Musdes tahap selanjutnya.

Hal ini berdasarkan petunjuk Permendagri 114/2014 tentang Pembangunan Desa dan Permendesa PDTT 21/2020 tentang Pedoman Umum Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa. (cr2/WAN)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar