TKBM Tunas Bangsa dan Karya bahari Siap Menerima Hasil Bidding Tim Verifikasi

19
Ketgam: Suasana bongkar muat di terminal Peti Kemas Kendari New Port Bungkutoko.

Beritaklick.com, KENDARI – Setelah Rapat Koordinasi Kadis Koperasi dan UMKM Prov Sultra Ir H Boy Irwansyah MTP bahwa Verifikasi dan Bidding terhadap Koperasi TKBM Karya Bahari dan Koperasi TKBM Tunas Bangsa Mandiri yang dilakukan oleh Tim yang dibentuk Pemprov Sultra telah memasuki tahap akhir.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara akhirnya menetapkan membentuk tim pelaksana verifikasi, bidding dan mediasi terhadap koperasi dan tenaga kerja bongkar muat pada Terminal Petikemas Kendari New Port Pelabuhan Kendari Bungkutoko.

Hal itu tertuang pada surat Gubernur Sulawesi Tenggara Nomor 405 Tahun 2021 yang ditanda tangani Gubernur Sulawesi Tenggara, H Ali Mazi.

Dalam surat keputusan itu menetapkan tim pelaksana verifikasi, bidding dan mediasi terhadap koperasi dan tenaga kerja bongkar muat pada Terminal Petikemas Kendari New Port Pelabuhan Kendari Bungkutoko melakukan pembinaan penataan dan pengedalian koperasi TKBM secara terkoordinasi sesuai dengan peraturan perundang undang yang berlaku. Tim juga melaksanakan penertiban dan pengamana untuk menjamin kelancaran dan ketertiban bongkar muat dan arus lalu lintas barang di Terminal Multipurpose Bungkutoko dan Terminal Petikemas Kendari Newport Pelabuhan Kendari.

Selanjutnya Tim memediasi para pihak badan usaha TKBM yang berselisih untuk berafiliasi apabila proses bidding gagal, untuk menerima opsi ketiga yang ditawarkan pemerintah pembagian 70 untuk TKBM Tunas Bangsa Mandiri dan 30 untuk TKBM karya bahari.

Selain itu bilamana proses bidding dan mediasi dengan pemkbagian forsi 70 :30 gagal, maka pemerintah akan membuat organisasi bongkar muat khusus di peti kemas Newport kendari bungkutoko dengan struktur pengurus gabungan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 57 tahun 2010.

Sementara itu, saat Harian Rakyat Sultra mencoba mengkonfirmasi, kepala TKBM karya bahari, Laode Alimin mengatakan pihaknya tetap mendukung keputusan pemerintah sepanjang tidak merugikan TKBM karya bahari.

“Kami khususnya dari tkbm karya bahari tetap mendukung keputusan pemerintah sepanjang tidak merugikan kami. Kami pun siap menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, ” tegasnya Alimin melalui melalui pesan singkat whatsapp, Minggu (15/8/2021).

Senada dengan kepala TKBM karya bahari Laode Alimin, Sekertaris TKBM Tunas Bangsa Mandiri syarifuddin, pihaknya juga siap mendukung tegaknya supremasi hukum dan mendukung putusan pemerintah terkait penggunaan TKBM terciptanya keaman dan ketertiban masyarakat.

“Kami ini tetap mengacu perundangan yang berlaku dan kami juga memantau proses dan hasil bidding atau lelang untuk menentukan yang berhak mengerjakan bongkar muat di pelabuhan Newport Kendari” tegasnya.

Lanjut syarifuddin mengatakan Opsi bidding ini salah satu alternatif dalam memperjelas penggunaan TKBM di kendari Newport dengan catatan proses bidding ini mengikuti ketentuan yang telah di sepakati.

Bagi TKBM Tunas Bangsa Mandiri persoalan putusan dari pemerintah sepanjang sesuai dengan ketentuan perundang undangan yang berlaku sesuai dengan ketentuan yang telah di sepakati, maka siap menerima itu.

Menurut Syarifuddin, bidding itu bukan berbicara siapa yang di rugikan dan siapa yang di untungkan, tetapi bidding itu berbicara siapa yang memenuhi standarisasi ki nerja yang di persyaratkan oleh pelindo selaku pengguna TKBM dan siapa yang tidak.

“kalau kami tidak memenuhi maka kami menerima putusan bidding itu tanpa merasa di rugikan,tapi ketika apa yg menjadi standarisasi ki nerja itu kami sudah penuhi maka tim verifikasi pun harus tegas menunjuk dan mengumumkan siapa yg menjadi pemenang dalam bidding itu. Tentu pemenang itulah yang kemudian di tunjuk oleh fihak terkait untuk menggunakan TKBM yang memenangkan dalam proses bidding karena pemenang itulah yg memenuhi persyaratan yg di maksud demi menjamin kelancaran bongkar muat di pelabuhan sesuai ketentuan perundang undangan yg berlaku.” Jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Konflik Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan Bungkutoko tak kunjung berakhir. Pada Jumat 5 Maret 2021 kemarin, kelompok buruh yang tergabung dalam Koperasi TKBM Tunas Bangsa Mandiri kembali mengeruduk Kantor PT Pelindo IV Cabang Kendari dan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari. Mereka meminta Pelindo dan KSOP segera mengambil sikap. Sebab Pasalnya, hanya satu TKBM yang resmi beroperasi di Pelabuhan Bungkutoko. Namun pada kenyataannya, TKBM Karya Bahari masih diberi ruang melakukan bongkar muat.(p2/klick)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar