Tepung Kelapa Sultra Jadi Komoditas Ekspor

5
Pelepasan ekspor bertajuk Merdeka Ekspor yang dilakukan serentak dari seluruh Indonesia. Ist

Beritaklick.com, KENDARI – Salah satu komoditas pertanian unggulan Sulawesi Tenggara (Sultra) ambil bagian dalam acara pelepasan ekspor bertajuk Merdeka Ekspor yang dilakukan serentak dari seluruh Indonesia oleh Presiden Joko Widodo, baru-baru ini.

Komoditas unggulan bumi anoa ini yakni Tepung Kelapa sebanyak 84,3 ton senilai Rp2,1 miliar dengan negara tujuan Mesir dan Arab Saudi. Nilai tersebut tercatat sebagai bagian dari total keseluruhan volume dan nilai ekspor yg dilepas serentak oleh Presiden Joko Widodo.

Keseluruhan, ekspor komoditas pertanian yang dilepas di acara Merdeka Ekspor ini sebesar Rp7,29 triliun dengan 61 negara tujuan.

Dalam arahannya, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi atas kinerja ekspor pertanian. Menurutnya,
kegiatan Merdeka Ekspor sebagai momentum peningkatan ekspor komoditi pertanian yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani.

“Kegiatan Merdeka Ekspor sebagai momentum peningkatan ekspor komoditi pertanian yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani, serta memacu semangat petani tetap produktif meski dalam kondisi pandemi,” ujar Presiden.

Dikesempatan ini, Presiden meminta agar setiap Gubernur, Walikota, Bupati ikut ambil bagian dan menggali potensi ekspor didaerah serta mengarap komoditi yang dapat dikembangkan, serta melakukan hirilisasi untuk meningkatkan nilai tambah dan menghitung skala ekonomi dengan klasterisasi serta melakukan mekanisasi pengembangan produk dan juga promosi produk yang berbasis digital agar produk pertanian dikenal luas dan kompetitif.

Diketahui, dalam kegiatan tersebut Karantina Pertanian Kendari melepas ekspor Tepung Kelapa melalui Kendari New Port. Kepala Karantina Pertanian Kendari, N. Prayatno Ginting optimis nilai ekspor komoditas pertanian Sultra akan terus tumbuh.

“Dalam kurun waktu dari Januari hingga Juli 2021 tercatat dari data Karantina Pertanian Kendari, komoditas pertanian Sultra baik hewan dan tumbuhan telah ekspor keberbagai negara dengan nilai kurang lebih sebesar Rp3,98 miliar untuk komoditas tumbuhan dengan jenis komoditas Pala Biji, Minyak Sawit, Kacang Mede, Nipah, Kayu Ramin dan Daun Ketepeng sementara produk hewan sebesar Rp93,019 juta rupiah dengan jenis komodias Kupu-kupu, Kumbang, dan Capung,” cetus Prayatno Ginting. (r6/b/hdi)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar