Rencana PT Asmindo Gunakan Jalan Umum Ditentang Warga Konsel

24
Massa aksi saat menggelar demo di depan kantor bupati ditemui oleh Kadis perhubungan, Amran Aras, Kabag Pemerintahan Setda Konsel, Irsan Halim Mangidi, Kabag Hukum, Pujiono.

Beritaklick.com, ANDOOLO – Ratusan massa aksi yang tergabung dalam Konsorsium Masyarakat Pemuda dan Mahasiswa Peduli Lingkungan Sulawesi Tenggara, menggelar Aksi demonstrasi di Kantor Bupati Konsel, Kamis (10/6).

Aksi demo itu menolak hadirnya PT Asmindo yang akan menjadikan jalan umum sebagai jalan houling dari Kecamatan Puriala Konawe menuju Jetty di Kecamatan Palangga Selatan Kabupaten Konsel.

Aksi itu dikoordinatori oleh Rendi Tabara. Ia mengatakan jika jalan umum digunakan menjadi ancaman keselamatan yang akan dihadapi masyarakat pengguna jalan umum.

“Kalau PT Asmindo tiap malam menggunakan jalan umum maka banyak dampak yang ditimbulkan. Mulai keselamatan pengguna jalan dan dampak debu di jalan yang ,” teriak Rendi.

Senada dengan itu, Sarman mengutarakan kalau saja PT. Asmindo melakukan perbaikan jalan disejumlah titik, tapo belum mendapatkan izin dari Pemerintah Daerah (Pemda) Konsel seolah kewenangan pemerintah telah diambil alih oleh PT. Asmindo.

“Kami menolak dan akan menutup akses jalan jika PT. Asmindo,” ungkapnya.

Dia menuturkan rencana PT. Asmindo melintasi jalan umum pada malam hari tentunya akan mengganggu waktu istirahat masyarakat sekitar.

“Kami meminta Pemda agar tidak memberikan izin dan menolak PT Asmindo menggunakan jalan umum sebagai jalan houling,” tegasnya.

Massa mendesak Pemda dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati Konsel, untuk tidak memberikan ruang penggunaan jalan umum sebagai jalan hauling perusahaan, juga kepada DPRD Konsel agar segera melakukan rapat dengar pendapat dengan mengundang semua instansi terkait.

Perbaikan jalan yang telah dilakukan oleh PT. Asmindo massa meminta agar Dinas Pekerjaan Umum Konsel menghentikan aktivitas perbaikan jalan itu karena belum mendapat izin dari Pemda.

Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan Setda Konsel, Irsan Halim Mangidi yang menemui massa aksi menuturkan sampai saat ini belum ada koordinasi PT Asmindo dan pemerintah daerah terkait penggunaan jalan umum sebagai jalan houling guna melaksanakan aktivitas pengangkutan ore nikel. (ram/klick)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar