Masuk DPO Sejak 2015, Pelaku Penganiayaan Berhasil Ditangkap

43
Tim Walet Reskrim Polres Butur saat mengamankan tersangka.

Beritaklick.com, BURANGA – LM (35) warga di Kecamatan Kulisusu Barat, Kabupaten Buton Utara (Butur) yang sejak 2015 masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh aparat Kepolisian atas kasus penganiayaan di Desa Lapandewa Kecamatan Kulisusu Barat akhirnya berhasil diringkus tim Walet Reskrim Polres Butur. LM berhasil diamankan aparat Rabu malam, sekitar pukul 20.00 Wita di Desa Kasulatombi, Kecamatan Kulisusu Barat.

LM kini diamankan di Mapolres Butur dan tengah dalam pemeriksaan lebih lanjut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasat Reskrim Butur, Iptu Sunarton menuturkan, LM masuk dalam DPO atas kasus penganiayaan tahun 2015, berdasarkan LP nomor : 21/IX/2015/SEK Kulbar/Polres Muna. Tanggal 10/11/2015.

“Kronologinya, pada saat itu korban sementara di sungai sedang mengumpulkan batu kerikil, tiba-tiba datang pelaku dengan membawa parang dan langsung memarangi korban di bagian kepala, sehingga menyebabkan luka robek,” ungkap Iptu Sunarton.

Berdasarkan keterangan pelaku, lanjut Sunarton, pasca kejadian itu, untuk menghindari pengejaran aparat, pelaku lantas melarikan diri ke hutan selama dua bulan lamanya.

“Setelah itu, pelaku ini langsung berangkat lagi ke Papua selama 3 tahun, lalu kembali lagi ke Butur,” jelasnya.

Namun belum lama ini, kata Iptu Sunarton, ada kasus pengeroyokan di Kecamatan Kulisusu Barat (Kulbar), yang korbannya ternyata si pelaku (LM). Saat aparat hendak menangani masalah tersebut ada informasi dari masyarakat jika LM pernah melakukan kasus penganiayaan. 

“Berdasarkan informasi masyarakat bahwa pelaku pernah melakukan penganiayaan maka kita buka buku DPO di Polsek Kulbar, ternyata memang ada nama LM tersebut semenjak tahun 2015 dan kita cari laporan polisi apa semua, kemudian kita lengkapi visum untuk berkas perkaranya dan kami langsung melakukan penangkapan tadi malam pukul 20.00 Wita,” imbuhnya. (r3/klick)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar