Dugaan Korupsi di DPRD Muna Terendus, Jaksa Mulai Periksa Saksi

47

Beritaklick.com, RAHA – Penyidik Kejaksaan Negeri Muna terus mengejar pengungkapan kasus dugaan korupsi di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muna Barat. Teranyar, penyidik telah memeriksa 43 saksi dalam proses penyelidikan kasus tersebut.

“Sudah ada 43 saksi yang kami periksa. Yang kami undang untuk pemeriksaan lebih dari itu,”kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna, Agustinus Baka Tangdililing melalui Kepala Seksi Intelijen, Arif Andiono, Senin (3/5/2021).

Selain memeriksa mantan Sekretaris DPRD Mubar, Asbar Haemuddin, S.STP, penyidik juga telah memeriksa pejabat lain dan staf di lingkungan Setwan Mubar, termasuk Bendahara Setwan Mubar. Tak hanya staf di lingkungan Setwan, penyidik juga telah memeriksa sejumlah anggota DPRD Mubar dan mantan anggota DPRD Mubar.

“Mantan anggota dewan yang di PAW dan yang tidak di PAW sudah ada beberapa orang yang kami periksa, termasuk anggota DPRD aktif,”sebutnya.

Kendati sudah menaikkan status kasus dugaan korupsi di Setwan Mubar dari fase penyelidikan ke fase penyidikan, namun penyidik belum bersedia membeberkan materi dugaan korupsi di Setwan Mubar. Namun informasi yang dihimpun jurnalis koran ini melalui berbagai sumber, kasus ini terkait dengan uang makan minum di Setwan Mubar dan pembuatan naskah akademik 11 Raperda di Mubar. (sra/klick)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar