Penyaringan Balon Rektor UHO Ditunda, Diduga Adanya Plagiat

16
Prof Takdir Saili. Foto: DIRMA/ RAKYAT SULTRA

Beritaklick.com, KENDARI – Adanya surat yang disampaikan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikti) terkait adanya surat yang masuk disana terkait salah satu Bakal Calon (Balon) yang tidak lulus dan ada Balon yang di curigai plagiat, untuk penyaringan 7 Balon menjadi 3 Calon Rektor (Calrek) Universitas Halu Oleo (UHO) ditunda sampai tanggal 19.

Ketua Senat UHO, Prof Takdir Saili mengungkapkan, adanya surat yang masuk di Dirjen Dikti, sehingga mereka meminta kepada senat untuk menunda pemaparan visi-misi, Program Kerja serta penyaringan Balon dari 7 Balon menjadi 3 Calon Rektor (Calrek).

Ia mengatakan, ada dua alasan kenapa hal tersebut ditunda, pertama kata dia, terkait adanya dugaan Balon yang tidak memenuhi kriteria, dan Balon yang dicurigai melakukan tindakan plagiat. Penundaan tersebut dilakukan dalam rangka melakukan pemeriksaan terhadap dugaan tersebut untuk di tahu kebenarannya.

“Sehingga proses penyaringan proses penyaringan 7 Balon menjadi 3 Calon Rektor (Calrek) ditunda agar pihak Dikti dapat melakukan analisan dan membuktikan kebenaran terhadap dugaan tersebut. Yang pasti saya tidak mengetahui tahu siapa yang intervensi Dirjen Dikti, yang jelas dua hal itu yang menjadi alasan Dirjen meminta Ketua Senat UHO melakukan penundaan penyaringan Balon, paling lama dilaksanakan 19 April,” ungkapnya (12/4).

Ia menerangkan, rentan waktu tersebut akan digunakan oleh pihak Dirjen untuk melakukan pemeriksaan dan menganalisa kebenaran dua laporan itu, untuk keputusan akhir Dirjen, pihaknya terus menggu seperti apa hasilnya nanti.

Setelah rampungnya pemeriksaan laporan oleh Dirjen, tahapan teknis penyaringan Balon Rektor UHO akan dilaksanakan seperti semula, yakni digelar pukul 09. 00 Wita dengan rangkaian pemaparan visi- misi, program kerja sampai penyaringan Balon.

“Pemaparan visi misi dan program kerja itu setiap Balon diberikan waktu 15 menit, jadi dikali 7 Balon menjadi 105 menit dilanjutkan dengan diskusi sampai jam 12. Setelah itu, istrahat, makan siang, sholat, dan dilanjutkan penyaringan,” pungkasnya. (cr5/klick)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar