Masyarakat Koltim Diajak Sukseskan Pendataan Keluarga 2021

7
Plt.Bupati Koltim, Andi Merya saat diwawancarai oleh kader pendataan keluarga tahun 2021. Foto: Iwal/Rakyat Sultra.

Beritaklick.com, TIRAWUTA – Sesuai arahan dari pemerintah pusat, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) mulai melaksanakan pendataan keluarga selama dua bulan yakni tanggal 1 April hingga 31 Mei 2021.

Kepala BKKBN Koltim, Amiruddin S.Pd, yang dikonfirmasi beberapa waktu lalu menjelaskan, kegiatan ini dilakukan lima tahun sekali. Di Kabupaten Koltim, pendataan mengandalkan kader di masing-masing kecamatan yang sebelumnya telah mendapat pelatihan.

“Di lapangan itu ada manager pengelola dalam hal ini UPTD KB, kemudian manager data dari PLKB non ASN yang bisa ITE, lalu ada supervisor, sementara yang melakukan pendataan adalah kader data,” jelas Amiruddin.

Lanjut kepala BKKBN Koltim, pendataan dilakukan dengan dua cara. Pertama dengan cara online melalui sistem aplikasi di wilayah berbasis internet, dengan memanfaatkan tenaga lapangan yang mumpuni, memahami pendataan dengan memanfaatkan teknologi informasi.

“Kemudian cara kedua, dilakukan secara manual di daerah yang tidak terjangkau interner, seperti di Kecamatan Uluiwoi dan Ueesi,” terangnya.

Pendataan kali ini kata Amiruddin, berbeda dari 5 tahun sebelumnya, karena sasarannya bukan hanya memperoleh data mikro profil keluarga saja, namun ada tambahan yakni pendataan stunting untuk mereka yang mempunyai anak usia balita.

“Besar harapan kami data keluarga kali ini bisa valid dan akuntabel. Olehnya kami mengajak kepada masyarakat untuk ikut menyukseskan kegiatan pendataan keluarga tahun 2021 ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt. Bupati Koltim, Andi Merya yang ditemui Selasa (6/4), mengaku sudah didatangi kader untuk didata keluarganya. Ia mengaku disodorkan sejumlah pertanyaan terkait profil keluarga, dan informasi lain yang berkaitan.

“Pendataan tidak berlangsung lama. Pertanyaannya juga sederhana seperti berapa jumlah anak, jarak anak, usia anak, apakah ada kehamilan, bayi, dan kondisi lingkungan rumah,” terang Merya.

Plt. bupati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program nasional yang berpengaruh besar terhadap kemajuan negara. Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk mendukung kegiatan ini agar sukses, dengan cara menyediakan waktu untuk memberikan data keluarga kepada kader pendata.

Ia juga menekankan, agar dalam pendataan, baik kader maupun masyarakat wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat, selalu cuci tangan, jaga jarak dan pakai masker dalam berbagai interaksi.

“Kepada masyarakat, jawablah pertanyaan dengan sebenar-benarnya, karena ini bisa menjadi dasar pemerintah dalam menyusun perencanaan keluarga Indonesia agar bisa menjalankan fungsi keluarga yang baik,” tutup orang nomor satu di Koltim itu.(p1/klick)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar