Mentri LHK Akan Datang di Muna, Laksanakan Dua Agenda Penting

18

Beritaklick.com, RAHA – Jika tak ada aral melintang, Senin (8/3/2021) Mentri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia, Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. akan tiba di Kabupaten Muna. Di Bumi Sowite, Nurbaya dijadwalkan akan melaksanakan dua agenda penting, yakni melakukan penanaman tanaman penghijauan di Kawasan Hutan Lindung Warangga, dan melakukan penanaman perdana tanaman jati nuklir di Desa Lakologou Kecamatan Tongkuno.

“Ibu Mentri sudah menyatakan kesediaannya datang ke Muna jika tak ada agenda rapat di Istana Negara. Di Muna, ibu Mentri akan melakukan kegiatan penanaman di Warangga, dan kegiatan kedua pencanangan kegiatan agroforestrydi Desa Lakologou,” sebut Rusman.

Terkait agenda kehadiran Mentri di Muna, Pemkab Muna telah melakukan serangkaian persiapan, baik di Kawasan Warangga maupun di lokasi pencanangan penanaman jati nuklir di Desa Lakologou. Di Warangga, Pemkab Muna dan Pramuka Kwartir Cabang Muna menyelenggarakan kegiatan kemah eksekutif menyambut kehadiran Mentri LHK, Minggu (7/3/2021).

Rusman menjelaskan, pencanangan ini merupakan awal dari kegiatan investasi PT Seleraya Agri di Kabupaten Muna. Rusman meyakini, investasi ini akan menguntungkan masyarakat dan daerah, dimana pola pengelolaan lahan menggunakan pola pengelolaan agroforestry, memadukan tanaman kehutanan yang bersifat jangka panjang yaitu jati dan tanaman pertanian yang sifatnya jangka pendek, yakni jagung dna kacang hijau.

Ia meminta dukungan semua pihak bagi masuknya investasi di Muna dengan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif. Ia mengatakan situasi Kamtibmas yang kondusif akan menciptakan iklim investasi yang aman dan sehat dan bisa menarik minat investor untuk masuk ke Muna.

“Kita sama-sama awasi kegiatan investasi ini, kalau ada yang salah kita komunikasikan,” kata Rusman.

Sementara kawasan hutan lindung warangga diproyeksikan akan menjadi ikon Kota Raha dalam hal pengembangan potensi wisata alam, bumi perkemahan, taman kota dan pusat penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan. (sra/klick)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar