Claro Wedding Festival Berlangsung Meriah, Raih Omset Hingga Rp2 Miliar

171

Beritaklick.com, KENDARI – Kegiatan Claro Wedding Festival (CWF) 2021 yang diselenggarakan oleh Claro bekerjasama dengan lembaga adat Tolaki dan vendor-vendor pernikahan yang ada di Sultra, berlangsung meriah serta meraih omset hingga Rp 2 miliar.

Hal tersebut diungkapkan oleh event organizer CWF 2021, Fitrah saat ditemui di Carita Claro Hotel Kendari, Minggu (28/2).

Dia menuturkan, CWF sukses digelar dan mendorong pengembangan omset usaha di sektor jasa dekorasi dengan menghadirkan inovasi-inovasi terbaru dan penawaran potongan harga hingga Rp5 juta.

“Jadi, jika diakumulasikan total omset penjualan melalui kegiatan CWF sekitar Rp 2 miliar,” ujarnya.

Peserta kegiatan CWF sangat antusias, pasalnya Claro menghadirkan vendor-vendor pernikahan yang berkualitas dan profesional. Melalui kegiatan ini, pihaknya memberikan edukasi kepada vendor tata rias dan pernikahan agar meningkatkan pemasaran ditengah pandemik Covid-19.

Sementara itu, General Manager Claro Hotel Kendari, Syahrir Ramadhan mengungkapkan, sangat berterimakasih kepada pada vendor dan panitia yang menyukseskan kegiatan ini. Banyak antusias masyarakat yang turut hadir memeriahkan kegiatan ini dan dilakukan sesuai protokol kesehatan.

“Kami juga ucapkan terimakasih pada tim gugus tugas yang memberikan izin dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat,” ucapnya.

Pihaknya menggelar CWF dengan bertujuan mendorong pengembangan UKM jasa dekorasi pernikahan. Masa sulit di tengah pandemi, UKM tetap berkreasi di tengah pandemi Covid-19. Selain itu, CWF juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memilih dekorasi pernikahan sesuai dengan yang di inginkan.

Hal senada diungkapkan ketua panitia Claro Wedding Festival, Taslim mengatakan, CWF bertujuan untuk mengedukasi masyarakat Sultra khususnya Kota Kendari. Pihaknya juga mengangkat tema suku Tolaki.

“Sengaja kami angkat Suku Tolaki karena kami melihat masih ada beberapa pernikahan mulai dari persiapan, proses, dan produksi dari pernikahan itu sendiri khususnya adat tolaki yang tidak sesuai dengan Pakem budaya atau istiadat Tolaki, hal ini kami anggap penting untuk di luruskan dengan tujuan untuk tetap menjaga kelestarian budaya dari daerah suku Tolaki,” ucapnya.

Kata dia, pameran CWF di ikuti oleh beberapa vendor seperti Reza Badrun, Fiar Collection, Pop Souvenir, Febri indaswari, Seserahanku KDI, GG Planer, Laode Rahmat, Yanti Make up Wedding, Alwi Dekor Kendari, Artmosphere Décor, ArtPro The Organizer, Framefix Gallery, Art Studio, Salon Jilbab Aulia, Yusma Wedding, The Black Miror dan Harian Rakyat Sultra.

“Para Vendor pernikahan siap membantu dan menyiapkan kebutuhan calon pengantin yang ingin melaksanakan acara pernikahan, mulai dari gaun pengantin, make up, dekorasi, hingga kebutuhan lainnya. Dengan berbagai penawaran paket dan promo yang tentunya sayang untuk di lewatkan,” cetusnya.

Dia menambahkan, CWF juga ada beberapa Talkshow yang sangat bermanfaat bagi calon pengantin, seperti bagaimana, dan apa saja yang harus kita siapkan dalam menggelar pernikahan di Era New Normal.
“Kami berharap dengan terselenggaranya event ini bisa menjadikan hal baru dalam industri jasa pernikahan yang ada di Kendari dan menjadi ajang promosi agar peserta vendor yang tergabung dapat semakin dikenali oleh masyarakat luas dan sukses dalam bersaing di industri jasa pernikahan,” tutupnya. (r5/klick)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar