Proyek Misterius Pembangunan Gedung Sekolah, KS Tidak Tahu Menahu

213
Pembangunan gedung sekolah yang tak kunjung tuntas dikerja. Foto:Muhammad Ery/Rakyat Sultra.

Beritaklick.com, LAWORO – Mega proyek pembangunan gedung sekolah di Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Kusambi Kabupaten Muna Barat (Mubar), cukup menyita perhatian publik. Jangankan pihak sekolah, Dinas Pendidikan setempat pun, tak tahu menahu soal pengerjaan enam gedung sekolah tersebut. Proyek pengerjaannya dinilai misterius, pekerjannya terhenti. Bahkan, anggarannya tak ditahu, pun petunjuk tehnis (juknis) tak dipegang.

Hal itu, berdasarkan pengakuan kepala sekolah (Kepsek) SMP 1 Kusambi La Haji S.Pd, M.Pd saat ditemui wartawan koran ini, diruangannya. Ia mengaku, pengerjaan gedung tersebut, dirinya tak mengetahui. Pastinya, pembangunannya itu bersumber dari Bantuan Sosial (Bansos) Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Provinsi.

“Sepanjang yang saya tahu itu dari Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Provinsi. Saya tidak tahu juga berhenti. Saya tidak katakan itu mangkrak. Saya tidak tahu. Anggarannya juga saya tidak tahu. Juknis saya tidak baca,” pengakuan Kepsek SMP 1 Kusambi, La Haji, Rabu (24/3).

La Haji mengatakan, pekerjaan serupa juga pernah dilakukan tahun 2018, yang diswakelola oleh kepala sekolah lewat usulan dinas terkait. Sebelum dibangun, dilakukan survei pada tahun itu. Nah, saat ada pengerjaan lagi tahun 2019 dengan program enam ruang kelas plus pengerjaan paving blok, bukan lagi pihak sekolah yang tangani. Melainkan, telah dipihak ketigakan, katanya.

“2020 ini, dilanjutkan kembali. Itu ada lima gedung dikerjakan, ditambah renovasi masjid serta pagar. Tapi, pagar belum dikerja,” kata La Haji menerangkan.

Yang mengherankan juga, kata La Haji, tak ditahu kapan selesai pekerjaannya. Sementara, pembangunannya itu sempat terhenti pertengahan Oktober.

“Kalau mulai dibangun itu, bulan Juli tahun lalu. Tidak ditahu kapan selesai pekerjaannya. Tapi, mereka masuk kerja disini, ditahu. Sekarang mau dilanjutkan lagi, sudah ada bukti suratnya,” jelasnya lagi, sembari memperlihatkan bukti surat, bahwa gedung tersebut mau dilanjutkan pekerjaannya.

Dengan adanya pekerjaan itu yang tak kunjung tuntas, pihak sekolah mereka dirugikan. Hal itu, agar proses belajar mengajar tak berjalan tertatih-tatih.

“Harapan saya supaya cepat selesai. Karena, sudah mengganggu proses belajar. Karena, gedung sekolah tidak layak, supaya dikerja tepat waktu sehingga bisa difungsikan tahun ajaran baru Juli ini. Karena sekarang, lokasi kita ini kumuh berantakan. Dikerjakan dengan baik sesuai waktunya. Sehingga,KAI melangsungkan proses belajar mengajar berjalan nyaman,” pintahnya.

Untuk diketahui, yang dikerja tahun ini, enam ruang belajar dengan dua gedung, satu gedung ruang guru berkapasitas dua ruangan, serta ruang aula. Termasuk, renovasi masjid serta pagar. (m1/klick)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar