Perkenalkan Segitiga Berlian, Ruksamin Targetkan Pariwisata Konut Terkenal di Mancanegara

131

Beritaklick.com, WANGGUDU – Keinginan bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin untuk memajukan bidang pariwisata tidak main-main. Beberapa waktu lalu, ia menyambangi pihak Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia.

Dalam kunjungannya di Jakarta itu, Ruksamin berhadapan langsung dengan Menteri Parekraf, Sandiaga Uno, didampingi Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan, serta dua deputi lainnya.

Dalam Persentasenya, Ruksamin memaparkan program-program pengembangan pariwisata yang sementara ini berjalan di Konut. Di hadapan menteri, ia juga mengatakan bahwa wilayahnya memiliki kompleksitas dalam pemenuhan aktivitas turis.

Kompleksitas itu tentunya dengan indikator potensi wisata laut/bahari, darat, gunung, sungai, danau, wisata purbakala, serta berbagai pengembangan wisata ekonomi kreatif yang tersebar di enam titik destinasi yakni Taipa, Wawolesea, Labengki, Wiwirano, Oheo, dan Asera.

Orang nomor satu di Bumi Oheo itu juga memaparkan hasil pelaksanaan Festival Konasara yang pada tahun 2018 hingga 2019, mampu menyerap kunjungan sebanyak 163.671 turis lokal, 117.151 turis nusantara, dan 3.831 turis mancanegara.

Pemda Konut juga telah menggagas rencana digelarnya Festival Internasional Bajo yang telah dikonfirmasi keikutsertaanya oleh beberapa negara, namun hajat besar itu harus tertunda lantaran serangan pandemi Covid-19 yang melanda sejak tahun lalu.

Ruksamin yang dikonfirmasi Minggu (21/2), mengungkapkan bahwa pemaparannya itu mendapat dukungan dari Kemenparekraf. Bahkan pengembangan pariwisata di Konut, mendapat pujian, lantaran sesuai dengan keinginan Presiden Joko Widodo yang ingin melihat adanya Desa Wisata di setiap kabupaten hingga kecamatan.

“Untuk itu, setelah kunjungan ke pemerintah pusat, kami dari Pemda Konut menargetkan wisata di Konut, khususnya segitiga berlian yakni wisata Pantai Taipa, air panas Wawolesea dan Pulau Labengki untuk lebih terkenal lagi di luar negeri,” tutup Ruksamin.(p1/klick)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar