Jadi Pertama Divaksin, Bupati Kolut: Ragu Divaksin Itu Manusiawi

124

Beritaklick.com, LASUSUA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara (Kolut) menggelar launching pelaksanaan vaksinasi Covid-19 perdana, yang berlangsung di Lapangan Aspirasi Kompleks Perkantoran Pemkab Kolut. Bupati Kolut, H Nur Rahman Umar, menjadi orang pertama yang divaksin di Bumi Patampanua.

Setelah Bupati, penerima vaksin berikutnya yakni Wakil Ketua DPRD Kolut, Agusdin S Kom, disusul Kapolres Kolut, AKBP I Wayan Riko Setiawan, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kolut, Teguh Imanto SH M Hum, dilanjutkan dengan pemberian vaksin kepada beberapa Kepala SKPD lingkup Pemkab Kolut. Untuk perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam pelaksanaan program vaksinasi tersebut, diwakili dr Kaisar Sp An.

Dalam sambutannya dalam pelaksanaan program vaksinasi tersebut, Bupati Kolut menegaskan, dirinya mau melakukan vaksin bukan karena mengikuti tatananan struktural pemerintah, mulai dari Presiden hingga pimpinan-pimpinan di tingkat daerah yang harus pertama divaksin. Akan tetapi lanjut Bupati, dirinya merasa terpanggil untuk melakukan vaksin karena secara pribadi dirinya merasa, vaksin Covid-19 ini adalah kebutuhan.

Meski begitu, Bupati mengungkapkan, jika selama ini ada masyarakat yang merasa ragu untuk divaksin, itu merupakan hal wajar dan manusiawi. Namun lanjut Bupati, dibalik keraguan tersebut masyarakat juga perlu berpikir dan mengetahui, sebelum diberikan ke masyarakat vaksin ini terlebih dahulu, sudah melalui beberapa tahapan dan kajian secara ilmiah oleh tenaga-tenaga ahli dan akademisi di bidangnya.

“Negara telah hadir di tengah-tengah masyarakat bagaiman menanggulangi covid-19. Dan tidak mungkin. ada satupun pemerintah atau negara yang ingin membunuh masyarakatnya sendiri,” seru Bupati.

Olehnya itu Bupati, menegaskan, program vaksinasi ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat, yang ditandai dengan dikucurkannya anggaran yang mencapai triliunan rupiah, untuk melindungi masyarakat dari penyebaran Covid-19.

Dalam kesempatan tersebut, Nur Rahman juga menyoroti tentang banyaknya informasi hoax yang beredar terkait dampak negatif dari Vaksin Sinovac. Olehnya itu, orang nomor satu di Kolut ini mengimabau segenap masyarakat Kolut, agar tidak menambah kekisruhan dengan memberikan informasi-informasi hoax yang tidak dapat dipertanggung jawabkan.

“Insya Allah, dengan niat yang baik kita serahkan kepada Allah SWT, apa yang kita cita-citakan bersama akan dapat tercapai,” ujar Bupati. (r1/klick)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar