Penuhi Janji, Wali Kota Kendari Divaksin Covid-19

59

Beritaklick.com, KENDARI – Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir menepati janji menjadi orang pertama sebagai penerima vaksin Covid-19 di Kota Kendari dalam kegiatan Launching Vaksin Covid-19 di Gedung Privat Medical Care Center (PMCC) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari, Kamis (14/1).

Sebelum divaksin Wali Kota menjalani observasi guna memastikan siap menjalani vaksinasi. Diketahui Pemerintah Kota (Pemkot) memperoleh droping vaksin Covid-19 dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara sebanyak 8.680 dosis.

Selanjutnya, penerima vaksin diprioritaskan bagi para tenaga medis yang salama ini bekerja sebagai garda terdepan percepatan penanganan Covid-19.

Usai divaksin Wali Kota merasa biasa-biasa saja. Bahkan, ia mengaku saat penyuntikan tidak merasakan apapun.

“Saya sudah sering suntik, sudah sering donor, tapi ini yang paling nyaman tidak terasa, mungkin dokternya hebat. Mudahan-mudahan ini bisa berjalan nantinya. Hari ini kita mulai 10 orang dan akan bergelombang secara bertahap, jumlah yang delapan ribu sekian bisa kita selesaikan satu minggu kedepan,” ungkap Wali Kota.

Ia mengaku, fasilitas yang digunakan oleh gelombang berikutnya tidak ada perbedaan dengan apa yang dirinya sudah gunakan, termasuk jenis vaksinnya.

“Tidak ada perbedaan, kita pakai ini (vaksin, red) sama yang digunakan oleh Pak Jokowi kemarin,” cetusnya lagi.

Wali Kota berharap seluruh mayasrakat Kota Kendari mau mengikuti program vaksinasi, sekaligus mendukung kelancaran program pemerintah ini.

“Insyaallah inilah upaya kita untuk terhindar dari Covid-19,” pungkasnya…

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan  (Dinkes) Kota Kendari, drg Rahminingrum menambahkan bahwa vaksinasi bertujuan untuk memutus mata rantai Covid-19, dimana orang-orang yang sehat dan beresiko tertular diberikan kekebalan dalam tubuhnya untuk menangkal Covid-19.

“Ini bentuk kepedulian Pemkot Kendari kepada masyarakat. Ini dilakukan melalui tiga gelombang. Gelombang pertama medis dan paramedis, pelayanan publik TNI Polri dan aparat hukum. Gelombang kedua, masyarakat (tokoh agama/masyarakat, red), perangkat daerah sebagai pelaku ekonomi. Ketiga itu seluruh tenaga pendidik (PAUD, TK, SD, SMP, SMA dan sederajat perguruan tinggi) yang pada akhirnya vaksinasi akan diberikan kepada seluruh masyarakat yang ada di Kota Kendari,” beber Kadinkes. (r6/klick)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar