Persyaratan Permohonan Rumah Subsidi Bertambah, Bapenda Mulai Sosialisasi

12

Beritaklick.com, KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mulai mensosialisasikan metode pemberkasan pengurusan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) 2021 kepada pelaku usaha, camat dan lurah di Kota Kendari, baru-baru ini.

Kepada media, Kepala Bapenda Kota Kendari Sri Yusnita mengatakan bahwa, sosialisasi ini dilakukan untuk rumah subsidi, karena adanya penambahan persyaratan dokumen yang harus dilampirkan pemohon ketika pemberkasan BPHTB, untuk memastikan perolehan rumah atau bangunan tersebut dengan cara cicilan kredit.

”Acara tadi adalah sosialisasi metode pemberkasan BPHTB tahun 2021 untuk rumah subsidi dan perwali 24 tahun 2019 serta perwali 49 tahun 2020,” ungkapnya.

Mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM PTSP) Kota Kendari ini berharap, melalui sosialisasi ini dapat memperlancar proses pelayanan bagi pemohon.

“Pada akhirnya dapat mendorong peningkatan penerimaan pada sektor BPHTB, mengingat harga rumah subsidi setiap tahun meningkat,” cetusnya.

Dikesempatan ini juga, Bapenda menyosialisasikan, Peraturan Wali Kota (Perwali) Kendari nomor 49 tahun 2020 tentang penerapan e – pajak daerah Kota Kendari, dimana saat ini sudah dimulai degan disediakannya aplikasi e PBB dalam portal pajak menyapa.

“Rencananya, tahun 2021 akan dikembangkan BPHTB online/PPAT online dan pelayanan pajak lainnya secara online mulai dari pendaftaran, pelaporan hingga pembayaran pajak,” tambah Nita sapaan akrab Kepala Bapenda.

Termasuk, sosialisasi Perwali nomor 24 tahun 2019 yang mengatur perekaman data transaksi usaha (alat perekam pajak), dimana peserta sosialisasi sebagai masyarakat Kota Kendari dihimbau untuk membantu Pemkot turut mengawasi penggunaan alat perekam pajak, salah satunya adalah dengan cara tidak melakukan pembayaran jika tidak menerima struk dari alat perekam pajak. (her/klick)