Kepala Desa Ini Ajak Warganya Duel Pakai Katana, ini yang Terjadi

30

Beritaklick.com, TIRAWUTA – Ajakan Kepala Desa Polemaju Jaya, Kecamatan Poli-polia, Andi Sahabuddin, kepada salah satu warganya, Jamaluddin untuk berduel, pada Kamis malam (19/11) lalu, berbuntut panjang.

Jamaluddin yang tidak terima dengan perlakuan itu, melaporkan Kadesnya ke Polsek Ladongi pada Jumat (20/11). Jamal mengaku terancam, lantaran ia malam itu diajak duel menggunakan benda tajam sejenis katana yang terhunus.

Diceritakan Jamal sapaan akrabnya, Kamis malam sekira pukul 21.00 WITA, ia sedang duduk berbincang bersama enam orang rekannya di samping rumahnya.

Beberapa saat kemudian, Kades Sahabuddin bersama dua anaknya, Andi Alam dan Andi Bima, serta seorang warga bernama Slamet, datang di jalan raya depan rumah Jamaluddin dengan kendaraan roda dua. Kades lalu berteriak dengan nada marah.

“Tidak ada pergerakan malam ini,” ujar Jamal menirukan teriakan Sahabuddin malam itu.

Salah seorang rekan Jamal yang merasa penasaran malam itu, menyahuti teriakan Kades dengan bertanya apa yang sebenarnya sedang terjadi.

Namun bukan jawaban yang didapat, Kades Sahabuddin dengan amarahnya yang begitu tinggi, malah menghampiri Jamaluddin lalu menantang berduel dengan benda tajamnya. Jamal pun tidak meladeni tantangan itu.

Aksi yang dipertontonkan Sahabuddin itu berakhir setelah salah seorang guru yang kebetulan berkumpul dengan Jamal malam itu, beberapa kali menasehati dan meredam amarah Kades.

Menurut informasi, amarah Sahabuddin meluap-luap lantaran mendengar kabar bahwa Jamaluddin beberapa hari lalu meneror dua aparatnya, yakni Sekretaris Desa (Sekdes) Polemaju Jaya dan Kepala Dusun (Kadus) I, terkait “uang pendingin”.

Tetapi Jamaluddin mengaku sama sekali tak melakukan aksi teror, bahkan masalahnya kala itu dianggapnya telah selesai. Ia pun menduga, ada pihak yang telah memprovokasi Sahabuddin agar turun tangan melakukan intimidasi fisik terhadap dirinya.

Kapolsek Ladongi, Iptu Trimo Susanto, yang dihubungi Senin (23/11), membenarkan peristiwa itu. Pihaknya juga telah mengamankan Kades beserta barang bukti pada Jumat malam (20/11).

“Kemarin juga kami sudah mengambil keterangan tersangka dalam bentuk Berita Acara Pemeriksaan (BAP), termasuk keterangan saksi dan para pelaku sudah selesai,” ujar Kapolsek.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Ladongi, Bripka Ulfa Darmawan, menjelaskan bahwa Kades Polemaju Jaya, Andi Sahabuddin terancam hukuman penjara 1 tahun karena melakukan pengancaman terhadap warganya dengan menggunakan sebilah benda tajam sejenis katana.

Penetapan tersangka itu, berdasarkan keterangan pelapor dan 5 orang saksi. Kades Polemaju Jaya terbukti melanggar Pasal 335 Ayat 1 ke 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

”Keterangan saksi, pelapor dan terlapor semuanya berkesesuaian. Perkembangan kasus ini akan kami informasikan,” ucap Bripka Ulfa. (Iwl/klick).