BTN Syariah Kendari Gagas Gerakan 1.000 Masjid

BTN Syariah Kendari Gagas Gerakan 1.000 Masjid

13

KENDARI – Berbagai inovasi dan kemudahan diberikan Bank Tabungan Negara (BTN) Syariah Kendari bagi para nasabah setianya. Bagaimana tidak, tepat di miladnya yang pertama, perusahaan plat merah ini mengagas Gerakan 1.000 masjid ditengah pandemi Covid-19.

Branch Manager (BM) Bank BTN KCS Kendari, Edwin Barki mengatakan saat ini BTN syariah Kendari mulai menggulirkan terobosannya dalam membangun gerakan ekonomi umat melalui gerakan 1.000 masjid dengan pemanfaatkan aplikasi Link Aja.

“Kita akan kerjasama dengan pengurus masjid untuk membuka rekening BTN Syariah dan nantinya akan diberikan barcode Link Aja. Jadi yang mau berdonasi bisa, meskipun tanpa langsung ke masjid sehingga donasi masyarakat aman dan bisa di pertanggungjawaban,” ungkapnya, baru-baru ini.

Edwin mengaku, momentum hari jadi BTN Syariah yang pertama adalah mendukung visi BTN konvensional menjadi SBU Bank Syariah terkemuka, sehat dan menguntungkan dalam penyediaan jasa keuangan syariah dan mengutamakan kemaslahatan bersama.

“Kami akan menjadi bank terbaik dalam pembiayaan perumahan di Asia Tenggara menuju tahun 2025,” cetus Edwin.

Meskipun sistem ekonomi syariah saat ini sedang mengalami perkembangan pesat, kata dia, namun pangsa pasarnya masih terbilang kecil. Artinya, lanjut Edwin, masih dibutuhkan usaha lebih keras lagi dalam mengenalkan sistem syariah kepada masyarakat luas.

“Kami terus melakukan sosialisasi memperkenalkan kepada masyarakat bagaimana bertransaksi secara syariah. Kami biasa sosialisasi di masjid, di komunitas. Bahkan kami pernah sosialisasi di komunitas Tionghoa dan alhamdulillah kebanyakan yang menggunakan model kerja kita itu orang chinese,” ungkapnya kepada media.

Selain itu, kata Edwin, pihaknya saat ini terus berupaya melahirkan pengusaha-pengusaha baru dan berupaya meningkatkan kesejahteraan kualitas hidup masyarakat di bumi anoa.

“Saya sangat semangat mendorong dan mensupport masyarakat lokal menjadi wirausaha baru. Saya selalu menyampaikan kepada para wirausaha baru, minimal mereka bisa besar dan menjadi raja di kampung sendiri,” cetus Edwin.

Diketahui, meskipun ditengah pandemi Covid-19, total laba yang telah dibukukan BTN KCS Kendari sebesar Rp 70 miliar dengan pertumbuhan di tahun pertama sebesar 140 persen. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi kesehatan BTN Syariah Kendari di milad pertamanya berada dalam kondisi sehat.

“Alhamdulillah dimasa pandemi ini kita banyak relaksasi, banyak transformasi dari manual ke digital dan kami juga banyak melakukan edukasi ke developer, ke masyarakat. Alhamdulillah pencapaian dari pusat kami sudah melebihi target,” paparnya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tak lepas dari peran jasa dan loyalitas semua pihak, mitra kerja, nasabah dan juga karyawan.

“Loyalitas yang dibangun sebagai fondasi bisnis menjadi kunci dari perjalanan BTN Syariah Kendari hingga sekarang,” pungkas Edwin. (klick)