Tiga Kelurahan Masuk Rancangan Objek Wisata Baru Kota Kendari

Tiga Kelurahan Masuk Rancangan Objek Wisata Baru Kota Kendari

21

KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus melakukan gebrakan di seluruh sektor pembangunan, termasuk pengembangan sektor pariwisata sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Kendari, H Sulkarnain Kadir, Pemkot kini mengusulkan tiga kelurahan sebagai objek wisata baru, meliputi kawasan pesisir Kelurahan Purirano, Kelurahan Mata dan Kelurahan Kasilampe ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

Sulkarnain menuturkan, pengusulan penataan tiga kawasan pesisir ini mendapat respon positif dari pihak kementerian.

“Kita sudah usulkan Kelurahan Purirano, Mata dan Kasilampe untuk dilakukan penataan, sejauh ini respon dari Kementerian PUPR sangat baik bahkan mereka siap memberi support begitu juga rombongan Komisi V DPR RI yang beberapa hari lalu melakukan kunjungan kerja di kota Kendari. Semoga usulan kita dapat disetujui” ujarnya (19/10/2020).

Walikota mengaku, penataan tiga kawasan pesisir ini sama seperti yang tengah berjalan di kawasan Bungkutoko dan Petoaha. Menurutnya, tiga kawasan ini sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi obyek wisata baru. Pasalnya, disamping lokasinya yang cukup strategis, juga mememilki lingkungan yang indah sehingga sangat memungkinkan menjadi kawasan obyek wisata.

“Untuk desainnya sendiri masih sementara kita diskusikan bersama pihak Balai (BPPW Sultra, red). Kita akan poles menjadi tempat wisata yang indah,” ungkapnya kepada media.

Diketahui, penataan kawasan wisata baru ini merupakan bentuk support Pemekot terhadap gagasan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) yang akan menjadikan Kota Kendari sebagai Focal Point (titik fokus) Sultra. Olehnya itu, Walikota Kendari terus melakukan pembenahan sektor wisatanya.

“Kota Kendari akan menjadi titik fokus daerah transit wisatawan baik lokal maupun macanegara, ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Kota Kendari terutama bagi perekonomian daerah, usaha tidak akan menghianati hasil,” cetus Walikota.

Semenetara itu, Kepala BPPW Sultra, Mustaba menyambut baik usulan Pemkot mengubah kawasan pesisir Kendari yang terkesan kumuh menjadi Kawasan wisata yang layak huni yang nantinya akan menjadi sumber ekonomi dan mata pencaharian baru bagi masyarakat sekitar.

“Kami apresiasi usulan Pemkot, kami akan kawal tentunya dengan berdasar evaluasi program Kotaku sebelumnya, untuk itu saya minta kepada koordinator program agar betul-betul melaksanakan pekerjaan dengan profesional, supaya tahun depan banyak bantuan dari program Kotaku ke Kendari, baik Kotaku berskala kelurahan maupun skala kawasan,” singkat Mustaba. (Klick)