Dua Siswa SMAN 4 Kendari Wakili Indonesia Diajang KTI Internasional

Dua Siswa SMAN 4 Kendari Wakili Indonesia Diajang KTI Internasional

12

KENDARI – Pendampingan intens yang diberikan pihak sekolah ke siswanya untuk mengikuti sebuah ajang perlombaan rupanya membuahkan Hasil. Dua siswa SMAN 4 Kendari berhak mewakili Indonesia di ajang lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) tingkat Internasional di Brazil dalam waktu dekat ini usai didapuk sebagai juara tiga nasional.

Kedua siswa ini yakni Muh Fadhilah Islamil Haqni kelas XII Olimpiade IPA 2 dan Muh Abyan Farras Yusuf kelas XII IPA 2. Mereka berada dalam satu tim dengan judul KTI “Chemistry Board Game (CBG) and Chemistry Barcode Scan (CBS) Based on Quick Response Code as Efforts to Make Chemical Learning” dibawah bimbingan guru pendamping Chairunnisa SAg MPd.

Saat ditemui awak media, Muh Fadhilah Islamil Haqni menjelaskan bahwa ajang perlombaan ini diselenggarakan oleh Curious Indonesian Network (Coinetwork). Pada awalnya membuka perdaftaran bagi peserta lomba tingkat nasional sejak 2 hingga 20 September 2020.

“Nah, dikesempatan ini kami coba daftar dan diminta untuk mengumpulkan deskripsi karya ilmiah maksimal 1.000 kata. Selain itu kami juga membuat video penjelasan mengenai karya kami berdurasi dua hingga lima menit,” ujarnya, Rabu (14/10).

Dalam video itu, lanjut Muh Fadhilah, berisi penjelasan mengenai latar belakang, metode penelitian hingga hasil dan kesimpulan. Videopun dibuat semenarik dan sebaik mungkin. Barulah pada 22 September 2020 finalisnya diumumkan pihak panitia, sekira ada 10 tim, termasuk tim SMAN 4 Kendari.

“Selanjutnya, di 27 September dilakukan lagi presentasi finalis yang diikuti oleh para finalis lainnya yang tersebar diseluruh Indonesia. Keesokan harinya, 28 September pengumuman kejuaraan di umumkan dan hasilnya SMAN 4 Kendari berhasil meraih urutan ke tiga, mengunguli beberapa sekolah yang ada di Indonesia,” beber siswa yang bercita-cita sebagai dokter gigi itu.

Diketahui, dalam perlombaan ini, tim SMAN 4 Kendari mengikuti kategori, “Teknologi tepat guna, ilmu teknik, robotik, elektronika, komputing. Atas keberhasilan ini mereka berhak mewakili Indonesia lanjut ke kompetisi Internasional di Brazil secara virtual zoom pada awal November nanti. Dua sekolah lainnya yakni MAN 2 Kota Malang dan SMA IT Samawa Cendekia, NTB.

Anggota tim lainnya, Muh Abyan Farras Yusuf menambahkan bahwa judul yang diangkat berisi sebuah inovasi bagaimana siswa bisa belajar mata pelajaran Kimia sambil bermain. Tentunya dengan menerapkan konsep Chemistry Board Game (CBG) and Chemistry Barcode Scan (CBS).

“Dengan ini siswa tidak mudah merasa jenuh, lebih enjoy dan gampang menerima materi. Aksesnya mudah tidak perlu mencari buku lagi, tinggal manfaatkan teknologi smarphone semua materinya muncul dengan scan barcode, kaya permainan monopoli begitu. Kemudian nanti dibahas bersama-sama, ada pengerjaan soal, selanjutnya ada sesi pembahasan oleh guru pengajar,” terang Muh Abyan.

Ditempat sama, Kepala SMAN 4 Kendari, Liyu SPd MPd mengaku memberikan dukungan penuh kepada para siswanya dalam mengikuti sebuah kompetensi.

“Kita beri support yang tinggi kepada anak kami. Kita beri dukungan semaksimal mungkin dengan apa-apa yang mereka lakukan, disemua kompetensi apapun. Apa lagi ini berhubungan dengan pengembangan akademik. Kami berharap mereka ini tetap dibimbing,” ungkap mantan Wakasek Bidang Humas SMAN 4 Kendari itu.

Dirinya berharap, keberhasilan ini bisa
membawa nama baik sekolah dan juga nama baik daerah Sulawesi Tenggara (Sultra), termasuk menjadi contoh bagi siswa-siswa lainnya untuk ikut berkarya.

“Semoga ini bisa memotivasi siswa lainnya untuk bersemangat mengikuti ajang perlombaan apapun itu,” pungkas Liyu yang belum lama ini dilantik menjadi kepala sekolah. (klick)