Menteri ATR Bagikan 2.599 Sertifikat Redistribusi Tanah di Koltim

Menteri ATR Bagikan 2.599 Sertifikat Redistribusi Tanah di Koltim

76

KENDARI – Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN), Sofyan Djalil mambagikan 2.599 sertifikat hasil program redistribusi tanah eks PT Sandabi Indah Lestari (SIL) di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Selasa (1/9).

Pembagian ini berlangsung di Aula Pemerintah Daerah Kolaka Timur dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19 yang turut disaksikan langsung Bupati Koltim Tony Herbiansyah, Kepala Kantor Wilayah BPN Sultra Kalvyn Andar Sembiring serta Kabid Penanganan Masalah dan Pengendalian Pertanahan BPN Sultra, Irwan Idrus.

Kepada media, Sofyan Djalil mengucapkan terima kasih ke pihak PT Sandabi Indah Lestari dengan sukarela mengembalikan tanah negara yang kemudian didistribusikan kepada masyarakat Koltim.

“Tanah yang diberikan ini merupakan bagian dari program pemerintah mendistribusikan kepada masyarakat. Kita selesaikan konflik-konflik masalah pertanahan ini sehingga nanti tidak ada lagi konflik pertanahan,” ungkapnya usai penyerahan sertifikat secara simbolis kepada 10 perwakilan masyarakat.

Sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo, lanjut Sofyan, seluruh tanah harus terdarftarkan paling lambat 2025.

“Jika pemerintah sama-sama membantu, ini bisa dipercepat.Jika seluruh tanah terdaftar maka tidak ada lagi sengketa pertanahan,” ujar Sofyan.

Ditempat sama, atas nama pemda Koltim dan masyarakat, Bupati Koltim Tony Herbiansyah berterima kasih sekaligus menyambut gembira atas kedatangan Manteri ATR dalam agenda penyerahan sertifikat tanah kepada masyarakat.

“Tentunya atas nama Pemda Koltim dan seluruh masyarakat kami sangat gembira dan berterima kasih. Apa yang hari ini diserahkan itu memang sudah diidam-idamkan oleh seluruh masyarakat di Koltim, utamanya atas Hak Guna Usaha (HGU) eks PT Sandabi yang sejak 2003 bermasalah,” terangnya.

Terbitnya sertifikat di eks PT Sandabi Indah Lestari (SIL) seluas sekira 6.070 hektar, lanjut Tony, semakin memperjelas kepastian hukum atas tanah tersebut. Setelah melalui rangkaian penyelesaian oleh Kementerian ATR melalui penerbitan sertifikat.

“Alhamdulillah atas spirit Menteri ATR sehingga ini bisa terwujud semua. Ada 2.599 sertifikat di eks PT Sandabi seluas 6.070 hektar. Semuanya sudah bersertifikat,” pungkasnya. (r6)

Untuk diketahui, secara keseluruhan ada sebanyak 3.616 sertifikat yang diserahkan pada kunjungan Manteri ATR di Koltim, diantaranya aset Pemda Koltim sebanyak 6 sertifikat, pengadaan tanah Program Strategis Nasional (PSN) Bendungan Ladongi 19 sertifikat. Kemudian, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di tiga desa sebanyak 500 sertifikat, program redistribusi tanah 500 sertifikat dan program redistribusi tanah eks PT SIL sebanyak 2.599 sertifikat. (r6)