Kemenhub Mulai Pembangunan Tiga Infrastruktur Darat di Sultra, Salah Satunya Terminal Tipe A Puuwatu

Kemenhub Mulai Pembangunan Tiga Infrastruktur Darat di Sultra, Salah Satunya Terminal Tipe A Puuwatu

7

KENDARI – Tiga proyek pembangunan infrastruktur darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai dikerjakan usai dilaunching oleh Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setyadi bersama Gubernur Sultra, Ali Mazi dan Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, Sabtu (19/09/2020).

Salah satunya yakni pembangunan Terminal Tipe A di Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari yang menelan anggaran sebesar Rp 73 miliar dengan sistem multiyear, tahap pertama sebesar Rp 15 miliar di 2019 sedangkan tahap kedua sebesar Rp 58 miliar di 2020/2021.

Dalam sambutannya, Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setyadi, menuturkan bahwa program pembangunan Terminal Tipe A di Puuwatu merupakan aspirasi masyarakat Sultra yang telah diperjuangkan oleh Ridwan Bae melalui Komisi V DPR RI.

“Ini sejalan dengan rencana program Presiden RI dalam mendorong pembangunan sepuluh kawasan yang sangat prioritas di Indonesia. Ini juga berkat perjuangan DPR RI Komisi V dalam hal ini pak Ridwan Bae, jadi kami juga berterima kasih sama pak Ridwan sudah memperjuangkan ini,” ungkapnya.

Budi berharap pembangunan gedung tersebut bisa memberikan manfaat sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Sultra. Bahkan, dirinya memberikan challenge kepada Gubernur Sultra untuk mengajukan rencana pembangunan di 2021. Pasalnya, Budi mengaku, anggaran yang diberikan pemerintah ke Dirjen Perhubda amatlah besar.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini tentunya memberikan motivasi besar kepada saya. Dari pertama kali menjabat sebagai Dirjen Perhubda tahun 2017 sampai 2020 ini, anggaran kami naik cukup tinggi. Tahun 2021 kami diminta menghabiskan atau membelanjakan sekitar Rp 7,6 triliun. Silahkan pak Gubernur mau minta apa lagi, bisa lewat pak Ridwan Bae, yakin beliau sangat dekat dengan Menteri kami,” tutup Budi.

Sementara itu, Ridwan Bae mengaku sangat mengapresiasi Dirjen Perhubda yang telah menerima aspirasi masyarakat Sultra, khususnya untuk kepentingan transportasi darat.

“Mewakili aspirasi masyarakat Sultra mengucapkan banyak terimakasih pada Dirjen sudah mau memperhatikan kebutuhan masyarakat Sultra,” terang mantan Bupati Muna dua periode itu.

Diketahui, selain pembangunan terminal, Kemenhub juga telah melaunching pembangunan pelabuhan penyeberangan Kaledupa, Tomia, Binongko di Wakatobi dan pembangunan pelabuhan penyeberangan Siompu dan Kadatua.

Ridwan menginginkan ada penambahan jembatan penghubung lainnya di Sultra sehingga seluruh daerah bisa diakses lewat darat dan berdampak pada perekonomian masyarakat Sultra.

“Perlu juga jembatan penghubung Tampo dengan Konsel. Ini juga perlu dibangun, dengan begitu semua kabupaten di Sultra bisa dijangkau hanya dengan lewat darat,” cetusnya.

Ditempat sama, Gubernur Sultra, Ali Mazi, mengaku sangat mengapresiasi sekaligus mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan terkait pembangunan terminal tipe A di Puuwatu Kota Kendari.

“Kami berterima kasih ke Kemehub, termasuk Wakil Ketua Komisi V DPR RI, bapak Ridwan Bae yang selama ini sangat perhatian untuk daerah kita. Saya mewakili masyarakat Sultra mengucapkan terima kasih dan apresiasi tak terhingga karena bangunan yang bernilai Rp 73 miliar ini sangat luar biasa dan ini terminal kebanggaan Indonesia bagian Timur,” ungkap Gubernur.

Menurutnya, semua ini bisa terjadi berkat adanya kerjasama antara DPR dan juga pemerintah. Pasalnya, sambung Gubernur, jika hanya berharap dari APBD, pastinya tidak akan cukup untuk membangun infrastruktur seperti terminal tipe A tersebut.

“Bangak lagi proyek-proyek yang akan dilakukan Kemenhub dan Kementerian PUPR. Ini semua yang dibidangi Komisi V di DPR RI. Ini patut diapresiasi,” pungkasnya. (klick)