DKP Mubar Programkan 1000 Sertifikat Tanah Tambak Masyarakat

3

LAWORO – Bagi masyarakat Muna Barat (Mubar) yang memiliki tambak namun belum punya sertifikat, sebentar lagi bakalan didata. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat telah memprogramkan 1000 sertifikat untuk nelayan tambak. Hal itu dilakukan agar tambak-tambak milik masyarakat, punya keabsahan secara hukum.

Kepala DKP Mubar, La Djono mengatakan, program sertifikat tanah tambak itu, dijaminkan bagi tambak yang berada diluar kawasan. Saat ini, pihaknya sudah melakukan pendataan dibeberapa desa seperti tanjung pinang maupun Latawe. Terhitung, sudah ada 200 tanah tambak yang terdaftar. “Jadi, kita usulkan 1000 sertifikat. Kita juga masih sementara mencari tambak yang ada diluar kawasan. Termasuk tambak yang ada di pulau-pulau,” kata Kepala DKP Mubar, La Djono, saat ditemui, Rabu (16/9).

Sertifikat itu, kata dia, langsung diberikan dari Kementerian Kelautan yang bekerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional. Sebelum program ini juga, lanjutnya, pemerintah dibawah otoritas La Ode M Rajiun Tumada, telah mensertifikatkan tanah-tanah masyarakat nelayan.

La Djono menjelaskan, bagi petani tambak yang sudah tersertifikasi lokasinya, jika mengembangkan usahanya terkendala dengan modal, maka tak repot lagi. Sebab, sertifikat itu bisa digunakan sebagai agunan. “Nilai tambah dari sertifikat itu, kalau besok-besok hari, kekurangan modal, bisa dijadikan jaminan. In Sya Allah, program ini targetnya sampai,” pungkas La Djono. (m1)