Cegah Penularan Covid-19, Pelayanan Disdukcapil Kota Kendari Tutup Sementara

Cegah Penularan Covid-19, Pelayanan Disdukcapil Kota Kendari Tutup Sementara

137

KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk sementara waktu menutup pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, mengigat kasus terkonfirmasi positif Covid-19 Kota Kendari kian meningkat setiap harinya.

Melalui pengumuman yang dikeluarkan Disdukcapil Kota Kendari, menyatakan bahwa penutupan pelayanan dimaksudkan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan Disdukcapil.

Penutupan ini terhitung sejak Senin, 21 September hingga 22 September 2020 tidak hanya di kantor Disdukcapil, melainkan juga di kantor UPTD Disdukcapil yang berada di setiap kecamatan.

Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Sekretaris Disdukcapil Kota Kendari, Sulkarnain membenarkan hal tersebut. Katanya, pelayanan akan kembali dibuka pada Rabu, 23 September 2020.

“Iya betul. Rencana buka, Rabu 23 September,” singkatnya, Minggu (20/09/2020).

Diketahui, berdasarkan data Satgas Covid-19 Kota Kendari, 19 September 2020. Akumulasi terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 839 kasus. Masih dalam perawatan 415 orang. Dinyatakan sembuh 406 orang dan meninggal dunia 18 orang.

Seperti yang disampaikan Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir belum lama ini, bahwa untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 harus dengan kekompakan bersama.

“Covid-19 ini sebenarnya kalau kita kompak, kalau kita bersatu, solid, insyaallah ini bisa kita atasi. Hanya butuh kedisiplinan dibutuhkan ketaatan terhadap protokol Covid,” ujarnya.

Menurutnya, untuk terhindar dari penularan Covid-19 amatlah sederhana. Mulai dari selalu menggunakan masker, jaga jarak (physical distancing) hingga rajin mencuci tangan.

“Dengan masker kita maupun orang lain bisa terhindar dari penularan. Jaga jarak. Saya terus menyampaikan bahwa penularan Covid-19 disebabkan oleh percikan air liur kita, lewat inilah penularan terjadi. Kemudian, dilengkapi dengan rajin cuci tangan.Jadi ini yang harus kita munculkan,” cetus Walikota. (klick)