Suket Sakti 3 Anggota DPRD Buteng, Cemari Kinerja Gugus Tugas Covid-19 Sultra

75

KENDARI – Forum Komunikasi kesehatan seluruh Indonesia (FKK-SI) menyayangkan aksi tiga anggota DPRD buton tengah yang dinyatakan positif covid-19 namun tetap melakukan perjalanan dinas ke kota Makassar.

Jika sebelumnya mereka di nyatakan reaktif rapid test, seharusnya para wakil rakyat ini tertib dan taat terhadap protokol kesehatan dalam menunggu hasil swab yang di lakukan oleh gugus tugas covid-19 kabupaten buton tengah, tiga wakil rakyat asal buteng tersebut justru mencari jalan yang tidak patut menjadi contoh demi mengejar perjalanan dinas ke kota makassar.

Ketua FKK-SI Awal Rafiul Angkosono meminta Kapolda Sultra untuk menyelidiki dugaan manipulasi hasil rapid test yang di lakukan oleh 3 anggota DPRD buton tengah saat melakukan perjalanan dinas ke kota Makassar, sangsi sosial tidak cukup untuk orang-orang tidak tertib terhadap protokoler covid-19.

Gugus tugas Sultra mendapat predikat terbaik dalam pemutusan mata rantai wabah covid-19. Tapi sangat di sayangkan tindakan anggota DPRD buteng mencoreng kinerja tim gugus tugas covid-19 sultra yang baru-baru ini mendapat prestasi di tingkat Nasional. Dan kami dari FKK-SI mengutuk keras tindakan wakil rakyat ini.

Ini tantangan baru buat Kapolda sulta dan segera mengambil sikap persoalan ini, adapun Kapolda tutup mata terhadap persoalan dugaan manipulasi surat keterangan rapid yang di terbitkan oleh gugus tugas covid-19 kota baubau tersebut, kami anggap itu bagian penghinaan terhadap tenaga medis dan akan melakukan aksi demonstrasi, Tegas Awal Rafiul Angkosono ketua FKK-SI (IK)