Puluhan Tokoh dan Ribuan Masyarakat Deklarasi Dukung SBM

32

 

TIRAWUTA – Sejak pagi hari ini Kamis (27/8), jalan poros Kecamatan Tirawuta dipadati ribuan masyarakat yang konvoi mengawal pasangan Samsul Bahri bersama Merya Nur (SBM) dalam rangka deklarasi pencalonan bupati dan wakil bupati Kolaka Timur (Koltim).

Sementara itu, pimpinan empat partai pengusung ikut konvoi bersama SBM. Pertama Ketua DPD PDIP Sultra, Lukman Abunawas, Ketua DPW PAN, Abdurahman Saleh, Wakil Ketua DPD Demokrat, dan perwakilan DPD Gerindra, Ashar Malaka.

Dalam konvoi itu, ada ratusan kendaraan roda dua dan roda empat yang mengawal SBM. Masyarakat kompak memakai atribut lengkap dengan bendera partai pengusung yang dikibarkan saat berjalan.

Pantauan Rakyat Sultra, rombongan berjalan mulai dari gerbang perbatasan antara Kabupaten Konawe dan Koltim, menyusuri jalan raya hingga ke area kompleks perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) Koltim, lalu finish di Posko Utama SBM, Kelurahan Poni-poniki. masyarakat yang tak ikut konvoi, meneriakkan yel yel saat SBM melintas di depan rumahnya.

Dalam kegiatan penyerahan rekomendasi secara simbolis oleh partai pengusung di posko utama, puluhan tokoh mendeklarasikan diri mendukung SBM. Beberapa tokoh pemekaran Koltim seperti H. Buddu dan Abdul Kadir, bersama 44 tokoh menandatangani pernyataan siap memenangkan SBM.

Tak hanya itu, puluhan tokoh adat, tokoh agama, pensiunan TNI dan tokoh pemuda juga menyatakan sikap yang sama, mendukung SBM dalam pertarungan memperebutkan kursi bupati dan wakil bupati Koltim, pada 9 Desember mendatang.

Empat pimpinan partai menyampaikan orasi politiknya saat menyerahkan rekomendasi secara simbolis kepada pasangan SBM. Pertama, Ketua DPD PDIP Sultra, Lukman Abunawas menyampaikan bahwa SBM merupakan pasangan yang ideal, berbeda suku dan latar belakang pengalaman, namun mempunyai tujuan sama untuk kepentingan rakyat.

“Saya kasih kepanjangan sendiri, SBM itu artinya Solid, Bersatu dan Menang. Kesolidan masyarakat Koltim, multi suku dan agama akan mengantar SBM untuk menang,” ujar Lukman Abunawas.

Lukman juga menilai bahwa SBM cocok untuk memimpin. Keduanya merupakan figur yang religius, menghargai nilai-nilai agama dan adat. Hal itu penting, karena penduduk yang mendiami wilayah Koltim multi suku dan agama.

Kedua, Ketua DPW PAN, Abdurahman Saleh mengatakan, majunya SBM untuk bertarung, bukan keinginannya sendiri, melainkan desakan masyarakat yang disampaikan melalui DPD PAN Koltim.

Lanjut Abdurahman, DPW PAN Sultra sudah melakukan kajian konstruktif dan mendapatkan informasi dan data valid bahwa pasangan SBM begitu dicintai masyarakat.

“Kami bersama kader dan para pendukung partai akan mengepung Koltim dalam pertarungan Pilkada tahun ini. Kalau kader ada yang belok, tinggal saya ganti,” ujarnya.

Ketiga, dari DPD Demokrat, Won Maola mengungkapkan, masyarakat menginginkan perubahan yang lebih baik, terutama dalam hal kesejahteraan.

“Dan itu ada dalam diri SBM. Olehnya saya mengajak masyarakat untuk mendukung SBM,” ujar Won.

Keempat, perwakilan DPD Gerindra, Ashar Malaka, menyampaikan pesan kepada SBM untuk terus melayani masyarakat ketika terpilih nanti.

“Gerindra itu bukan kaleng-kaleng. Kita bukan hanya pintu, tapi juga rumah partai untuk SBM. Kalau ada kader mau menyeberang, sekarang saya langsung telpon pimpinan, sesuai arahan untuk langsung diganti,” ucap Ashar Malaka

Salah satu tokoh masyarakat, Dalle Efendi, memberikan saran kepada pasangan SBM agar tidak tertinggal dengan kabupaten lain di Sultra, dari segi pembangunan fisik dan pemanfaatan sumber daya manusia.

“Pemimpin saat ini sudah 7 tahun diberi kesempatan, tapi blum ada perubahan yang signifikan. Tolong jadi pemimpin amanah yang mendengarkan suara rakyat,” ujar Dalle

Menanggapi itu, Samsul Bahri semakin yakin untuk menang dalam Pilkada nanti, sebab didukung partai besar dan puluhan tokoh masyarakat.

Ia pun menyebut SBM dengan kepanjangan Sejahtera Bersama Masyarakat. Olehnya, hal yang utama saat memimpin nanti adalah mensejahterahkan masyarakat Koltim lewat berbagai kebijakan yang cemerlang.

“Pintu Rujab kami akan dibuka selebar-lebarnya 24 jam untuk masyarakat.
Tugas kami adalah mengemban amanah rakyat dengan sebaik-baiknya dan sebenar-benarnya. Sumber daya manusia di Koltim banyak. Kita bisa membangun kampung kita sendiri,” tutup SBM. (P1)