Begini Cara Dinas Dalduk KB Kota Kendari Antisipasi Baby Boom Di Masa Pandemi Covid 19

87

 

KENDARI – Di tengah anjuran pemerintah untuk ‘Stay At Home’ (di rumah aja), beberapa Kabupaten Kota di indonesia menunjukkan angka kehamilan yang cukup tinggi sehingga bisa mengakibatkan terjadinya “Baby Boom” di masa pandemi Covid 19 .

Namun tidak sama kondisinya dengan Kota kendari. Dinas Pengedalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB) Kota kendari telah berupaya mengatisipasi peningkatan angka kehamilan yang tidak direncanakan dengan terus melakukan berbagai inovasi dan terobosan layanan, yakni selain melakukan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) rutin, juga melaksanakan penyuluhan kunjungan rumah Door to Door yang dilaksanakan oleh penyuluh keluarga berencana dan penyuluh lapangan keluarga berencana dengan melibatkan kader. dalam kunjungan tersebut selain menyampaikan anjuran pemerintah tentang protokol covid19 dimasa pandemi juga mengingatkan untuk tidak lupa menggunakan alat kontrasepsi bagi pasangan usia subur (PUS)

Hal itu dikatakan Kepala Dalduk KB kota Kendari , Hj. Hasria, SKM.,M.AP, kepada awak media usai membuka refreshing kader penguatan kemitraan Kader BKB dan BKL di kantor Dalduk KB Kendari. Kamis (6/8/2020).

Lanjut Hj Hasria, yang juga Ketua Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan (HAKLi) Kota Kendari itu mengatakan , bahwa bisa di prediksi angka kehamilan ditengah pandemi ini tidak akan meningkat apalagi pada saat perayaan Harganas di rangkaian pula dengan pelayanan KB Sejuta Akseptor Di kota kendari dengan hasil yang maksimal sebesar 2164 (Target 2000) baik Peserta KB Baru Maupun Peserta KB Aktif.

Langkah ini diambil Dinas Dalduk KB Kendari, mengingat pada masa pandemi ini jika terjadi kehamilan akan susah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan terutama triemester pertama kehamilan dimana pada masa ini sangat rentan untuk terjadinya infeksi virus karena daya tahan tubuh yang menurun.
Untuk itu , dirinya berharap agar kepada seluruh kader untuk tetap menjaga sinergi tas dan soliditas dalam memberikan pelayanan kepada msyarakat kota Kendari.

“ Semoga dalam kebersamaan kita tetap menjaga sinergitas dan soliditas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat kota kendari,” harapnya.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Kabid Data Dinas Dalduk dan KB kota kendari Susianti Hafid, SH., MM bahwa Capaian Permix KB Kontrasepsi Akseptor sampai dengan Juni 2020 baik dari hasil pelayanan sejuta akseptor maupun pelayanan rutin Faskes dari bulan Januari sampai dengan Juni. Adalah : intrauterine device (IUD) 3.280 akseptor, Metode Operasi Wanita (MOW) 1.506 akseptor , Metode Operasi Pria (MOP) 1.506 akseptor, Kondom 813 akseptor , Implant 5314 akseptor , suntik 13.455 akseptor dan layanan Pil KB sebanyak 14.059 akseptor .
Sehingga bisa di pastikan Baby Boom Tidak Akan Terjadi. Insya Allah