Dikbud Sultra Komitmen Majukan Pendidikan di Bumi Anoa

34

 

*Kunjungi SMA Routa, Asrun Serahkan Bantuan Pendidikan dan Pencegahan Covid

ROUTA- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra terus memastikan keberlangsungan pendidikan di Sultra, terus berjalan, meski daerah tengah menghadapi pandemi Covid-19. Bahkan di daerah-daerah terpencilpun tak luput dari perhatian.

Alasan ini pula yang membuat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra Asrun Lio dengan penuh perjuangan berhasil menembus medan jalan tanah yang licin dan berlumpur memasuki wilayah Kecamatan Routa, Konawe yang terisolir untuk melihat langsung kondisi sekolah, pada hari Kamis 16 Juli 2020.

Namun hal itu belum seberapa, untuk sampai kesana Asrun bersama sejumlah kepala sekolah dan Kepala Dinas Cabang Pendidikan Konawe, harus melewati perjalanan darat selama kurang lebih 11 jam, sejak meninggalkan Kota Kendari pada pagi hari, hingga sampai ke Towuti, Luwu Timur, Sulsel pada malam hari. Esok pagi, Asrun bersama tim kemudian melanjutkan perjalanan menuju Routa mengunaan kapal kayu melintasi Danau Towuti selama dua setengah jam perjalanan.

Baginya perjalanan menuju Routa bukan sekedar melaksanakan tugas memastikan penyelenggaraan pendidikan di sekolah tetap berjalan. Namun kunjungannya memiliki nilai historis baginya, sebab sebelumnya dirinya pernah melakukan penelitian selama setahun di Routa. Sehingga dirinya mengenal betul seluruh desa yang ada di kecamatan yang cukup terisolir tersebut.

Di Routa, Asrun menyemangati para guru dan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Routa yang tengah bertugas di daerah terpencil, di kecamatan yang berjarak ratusan kilometer dari ibukota provinsi.

“Perjalanan saya kesini penuh dengan pertimbangan, apalagi saya datang dengan kondisi cuaca yang tidak bersahabat, tapi semua pertimbangan itu saya kesampingkan. Karena saya ingin melihat langsung kondisi sekolah,” tuturnya.

Karenanya, dirinya meminta para guru untuk tidak berkecil hati dalam menjalankan tugas. Guru-guru dan kepala sekolah yang bertugas di Routa adalah orang-orang pilihan dan tangguh, dalam menjalan tugas.

“Saya sudah hadir melihat langsung kondisi daerah, karenanya para guru dan kepala sekolah yang bekerja di daerah terisolir disini akan menjadi perhatian utama, termasuk fasilitas sarana dan prasarana sekolah akan kita prioritaskan pengadaannya,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, mewakili pemerintah provinsi, sekolah yang minim sarana dan prasana pendidikan akan mulai dikerjakan ada tahun depan, terutama gedung sekolah dan kantor.

Untuk saat ini, pihaknya menyerahkan bantuan wastafel portable, masker dan paket bantuan sembako kepada orang tua siswa yang membutuhkan, serta bantuan Pendidikan lainnya.

Penyerahan bantuan masker itu diserahkan langsung kepada kepala sekolah, dan untuk bantuan paket sembako diterima oleh Camat Routa.

Bantuan tersebut diharapkanya bisa dimanfaatkan oleh warga sekolah, sekaligus mengurangi beban orang tua murid akibat dampak pandemi yang tengah dihadapi saat ini. (ags)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU

BERITA TERBARU