Arus Transportasi Raha-Buteng Lumpuh Total

66
Aksi blokade Jalan Poros Raha-Buton Tengah

RAHA-Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Gerakan Masyarakat Kabawo (Germas) dengan cara memblokade poros Raha-Buton Tengah (Buteng) terus berlanjut hingga, Selasa (23/6).

Aksi blokade jalan ini mulai dilakukan sejak Minggu (21/6) dengan tuntutan meminta pemerintah provinsi untuk turun langsung meninjau lokasi dan memperbaiki jalan provinsi yang berada di Kelurahan Laimpi dan Desa Bea Kecamatan Kabawo.

Selasa kemarin, akses transportasi yang menghubungkan Raha-Buton Tengah “lumpuh” total karena puluhan massa aksi yang dikoordinir oleh Risman, memblokade jalan menggunakan batang pohon kelapa dan pinang. Tak satupun kendaraan yang dapat melewatinya. Pengendara diarahkan memutar di Desa Bente untuk bisa menyeberang ke Kecamatan Parigi dan Buton Tengah.

Risman menegaskan, massa aksi akan membuka blokade jalan ketika ada tindakan kongkrit yang dilakukan oleh pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. “Blokadenya kita akan buka, ketika sudah ada tindakan ril dari pemerintah provinsi dengan cara membuang material bahan perbaikan jalan dan mendatangkan alat berat untuk melakukan perbaikan jalan,”tegas Risman.

Jika tuntutan tersebut tak disahuti, maka massa aksi bersikukuh untuk terus melanjutkan pemblokiran jalan dan akan menurunkan massa dalam jumlah yang lebih banyak lagi. Hingga Selasa siang kemarin, belum ada pihak yang turun menyerap aspirasi massa Germas, baik itu dari Pemkab Muna, Pemprov maupun anggota legislatif.

“Belum ada yang turun ke sini. Kabarnya, Dinas PU provinsi akan turun hari ini (Selasa kemarin, red),”ucapnya. (rs)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU

BERITA TERBARU