TNI-Polri di Kendari Bersinergi Bagikan Ribuan Takjil ke Warga

9
Salah seorang personel Sat Brimob Polda Sultra bersama prajurit Yonif 725/Woroagi saat memberikan makanan dan takjil kepada warga di Kota Kendari, Senin (18/5/2020). (klick/ant)

 

KENDARI- Puluhan personel Satuan Brigade Mobil (Sat Brimob) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama puluhan prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 725/Woroagi memberikan ribuan makanan siap saji (nasi kotak) dan takjil kepada warga kurang mampu di daerah Kota Kendari jelang berbuka puasa, Senin.

Pembagian 1.000 makanan dan 2.000 takjil tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sultra, Kombes Pol Adarma Sinaga didampingi Komandan Yonif (Danyonif) 725/Woroagi, Mayor Inf Muhammad Amin.

Kegiatan sosial yang melibatkan ratusan personel itu menyasar warga yang benar-benar membutuhkan bantuan diantaranya warga kurang mampu, panti jompo, panti asuhan, pesantren, termasuk mahasiswa di kota itu yang tidak pulang kampung, juga tak luput menjadi sasaran kegiatan bakti sosial dari Sat Brimob Polda Sultra bersama Yonif 725/Woroagi.

Dansat Brimob Polda Sultra, Kombes Pol Adarma Sinaga mengatakan sasaran kegiatan sosial pihaknya bersama Yonif 725/Wrg tersebar di sepuluh titik yang ada di daerah Kota Kendari.

“Ini adalah salah satu kegiatan bakti sosial kami bersama Batalyon 725/Woroagi dengan memberikan buka puasa takjil sembako di 10 titik yang tersebar di Kota Kendari,” kata Adarma, di Kendari, Senin.

Sementara itu, Danyonif 725/Wrg, Mayor Inf Muhammad Amin berharap, kegiatan yang dilakukan TNI-Polri bisa memberikan manfaat dan membantu masyarakat khususnya yang terdampak COVID-19.

“Mudah-mudahan dengan apa yang kita kerjakan ini bermanfaat bagi masyarakat sekitar, kemudian COVID-19 ini cepat berlalu sehingga kita semua dapat (beraktifitas) normal kembali seperti sedia kala,” ungkapnya.

Sawaun, Ketua RT 5 Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari mengatakan bersyukur dengan adanya pembagian nasi kotak dan takjil diwilayahnya. Sebab, kata dia, ada sekitar 50 orang mahasiswa yang benar-benar membutuhkan bantuan karena tak bisa pulang kampung.

“Kami bersyukur warga agak sedikit terbantu terutama anak-anak kami mahasiswa yang tidak pulang kampung. Belum ada bantuan masuk ke mereka. Saya sudah berusaha mengusulkan nama-nama mereka ke pemerintah. Baru ada 15 kepala keluarga yang dapat bantuan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, ke 10 titik atau lokasi pembagian nasi kotak dan takjil tersebut yakni di Jalan Pisang Kecamatan Poasia, Lorong Kawat Kecamatan Kambu, Panti Asuhan Al-Ikhlas dan Pesantren Al Qodhiriyah di Baruga.

Selanjutnya, Perumahan Kumuh di Kecamatan Konda, area THR Kecamatan Kadia, Lorong Rukundi Kecamatan Puuwatu dan Panti Jompo Loka Rehabikitasi Sosial Lanjut Usia (LRSLU) Minaula Kendari di Kecamatan Ranomeeto. Nanga-Nanga di Desa Lalowiu, BTN Pepabri Kelurahan Lepo-lepo serta pangkalan ojek depan Brimob Polda Sultra.(klick/ant)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU

BERITA TERBARU