Talk Show Virtual Kesbangpol Sultra, Jaga Keamanan dan Ketertiban di Tengah Pendemi

29

Talk Show Virtual Kesbangpol Sultra di Posko Terpadu Gugus Tugas Covid-19 Sultra. Bersama narasumber Kepala Badan Kesbangpol Sultra, Parinringi SE, M.Si, Kompol Agus Mulyadi, Kasubdid Penmas Polda Sultra, dan Kapenrem 143/HO, Mayor Arm Sumarsono, Kamis (14/5). (klick/jufrianto)

 

KENDARI – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sultra, kembali menggelar Talk Show Virtual tentang upaya Pencegahan dalam Memutuskan Mata Rantai Covid-19 di Provinsi Sultra.

Talk show Kesbangpol Sultra kali ini mengangkat tema “Mari Senantiasa Menjaga Keamanan, Ketertiban dan Kehidupan Sosial, Demi Ketahanan Bangsa di Tengah Pendemi Covid-19” berlangsung di Posko Terpadu Gugus Tugas Covid-19 Sultra di Kantor Dikbud Sultra, Kamis (15/5).

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sultra Parinringi SE, M.Si pada kesempatan tersebut menyampaikan situasi yang tengah dihadapi bangsa saat ini dengan munculnya pandemi Covid-19 yang membuat setiap orang harus mengambil peran maksimal dalam membantu pemerintah mencegah penyebaran Covid-19.

Salah satu caranya yakni dengan mematuhi seluruh imbauan pemerintah, termasuk menjalankan kebijakan yang terapkan pemerintah.

Karenanya, peran para tokoh politik, tokoh agama, pimpinan organisasi massa sangat penting untuk membantu pemerintah dalam menangani covid-19.

Jika tidak, maka hal ini akan mendorong terjadinya masalah baru yang bisa memicu persoalan yang lebih luas, bahkan bisa menggangu rasa aman, ketertiban, dan stabilitas sosial.

Seperti sebutnya, jika seseorang tidak mengindahkan imbauan pemerintah untuk menjaga physical distancing, maka hal itu dapat merusak tatatan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah. Akibatnya laju penyebaran covid-19 bisa semakin luas dan hal ini tentu akan berdampak buruk bagi masyarakat.

“Di tegah pandemi Covid-19, seluruh komponen masyarakat harus senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban, dan kita harapkan agar tetap menjaga physical distancing, serta melakukan aktivitas di dalam rumah sesuai anjuran dari pemerintah,” ungkapnya.

Yang tak kalah penting lagi, pandemi yang tengah berlangsung saat ini, harus menumbuhkan kewaspadaan, dengan mengikuti anjuran pemerintah, fatwa MUI, hingga imbauan Kementerian Agama. Dimana setiap diimbau tidak memaksanakan kehendaknya, seperti mudik, melakukan kegiatan yang melibatkan massa, dan lainnya yang bisa memicu penyebaran Covid-19.

Kewaspadaan ini, lanjutnya, merupakan upaya keras setiap orang untuk melindungi diri dan lingkungan guna terhindar dari Covid-19.

Apalagi hal itu sudah disampaikan pemerintah berkali-kali agar setiap orang meningkatkan kewaspadaannya terhadap pandemi Covid-19, dengan mengikuti anjuran pemerintah.

Karenanya sebutnya, seluruh imbauan pemerintah dan kerja keras seluruh pihak dalam mencegah penyebaran Covid-19, bisa terlaksana dengan baik jika ada kesadaran masyarakat

“Intinya adalah kesadaran yang harus lahir dari diri kita, bisa bersama-sama membantu pemerintah mencegah terjadi penyebaran Covid-19, jika penyebaran Covid-19 bisa kita atasi maka kita bisa kembali beraktifitas seperti semula,” ujarnya. (klick/ags/hum)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU

BERITA TERBARU