Sabu 65 Kg Nyaris Beredar di Sulsel, Polisi Amakan Dua Pelaku

12
Polda Kaltim merilis pengungkapan kasus narkoba 65 Kg. (instagram Polda Kaltim)

 

SAMARINDA– Masa pandemi virus corona dimanfaatkan oleh bandar narkoba untuk menyelundupkan barang haram. Terbaru kepolisian berhasil mengamankan 65 kg narkoba jenis sabu yang akan dikirim ke Sulawesi Selatan.

Adalah jajaran Polda Kalimantan Timur (Kaltim) yang berhasil menggagalkan pengiriman 65 kg narkoba jenis sabu. Dua orang pelaku berinisial BUS dan AT ditangkap dalam operasi ini.

Tim Opsnal Subdit I Ditresnarkoba Polda Kaltim bersama Intelmob Satbrimob Polda Kaltim berhasil menangkap kedua pelaku beserta barang bukti Senin (11/5) sekitar pukul 03.00 Wita.

“Mereka beranggapan situasi jalan yang sepi sehingga dapat mengecoh petugas. Ini pengungkapan sangat luar biasa dan pertama di Kaltim sebesar ini,” kata Kapolda Kaltim Irjen Muktikno saat konferensi pers di kantornya, Selasa (12/5/2020).

Mantan Kapolda Sulsel ini mengapresiasi kerja para personel karena sabu sebanyak 65 kg berpotensi merusak ribuan generasi bangsa.

Dirresnarkoba Polda Kaltim, Kombes Akhmad Shaury, menambahkan penangkapan bermula dari tim Opsnal Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Kaltim bersama Satintelmob Satbrimob Polda Kaltim mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada seseorang yang akan membawa narkotika jenis sabu dari Kabupaten Bulungan Tanjung Selor, Kalimantan Utara ke Kota Samarinda.

Kemudian setelah mendapat informasi tentang ciri-ciri pelaku dan kendaraan yang digunakan, tim melaksanakan razia kendaraan di jalan poros Samarinda-Bontang.

“Berdasarkan informasi tersebut jajaran kami langsung melakukan operasi di jalan Poros Samarinda-Bontang,” kata Akhmad Shaury.

Sekitar pukul 03.00 Wita petugas melihat dua unit mobil yang saat dihentikan pengemudinya punya gelagat mencurigakan. Setelah digeledah, dalam mobil warna hitam bernopol KT-1649-FD yang dikemudikan BUS ditemukan 34 bungkus sabu.

“Sementara dari mobil bernopol KU-1096-XG warna kuning yang dikemudikan AS petugas menemukan 31 bungkus narkotika jenis sabu, sehingga total keseluruhan barang bukti yang ditemukan sebanyak 65 kilogram,” kata Shaury.

Dia mengatakan kedua pelaku merupakan pengedar narkoba jaringan Malaysia yang membawa sabu dari Tawau lalu menggunakan jalur laut untuk menuju ke Bulungan Tanjung Selor.

Setelah itu para pelaku membawa barang haram itu menuju ke Kota Samarinda dengan kendaraan terpisah. Sabu tersebut rencananya disebar ke sulawesi lewata jalur darat.

Petugas mengamankan barang bukti 65 bungkus besar sabu seberat 65 kg, 1 unit mobil bernopol KT-1649-FD, 1 unit mobil warna kuning bernopol KU-1096-XG, dan 5 unit HP. Atas perbuatannya para pelaku terancam melanggar UU No 35 tahun 2009 tentang peredaran narkoba dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (klick/fajar)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU

BERITA TERBARU