Polisi Bongkar Prostitusi Terselubung di Agam, Ternyata Begini Cara Pesan Ceweknya

9
Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan sedang memberikan keterangan kepada wartawan terkait pengungkapan kasus prostitusi online,

 

LUBUKBASUNG – Polisi berhasil mengungkap kasus prostitusi online dan mengamankan tiga orang diduga sebagai muncikari dari sebuah indekos di Simpang Tembok, Jorong Surabayo, Kecamatan Lubukbasung, Agam, Sumbar, Rabu (13/5) 20.30 WIB.

Kasat Reskrim Polres Agam AKP Farel Haris di Lubukbasung, Jumat mengatakan ketiga muncikari itu dengan inisial YP, 18, warga Tanjungmutiara, IPS, 20, warga Lubukbasung dan RP, 26, warga Lubukbasung.

“YP dan IPS dengan jenis kelamin perempuan. Kami juga mengamankan telpon genggam tiga unit dan uang tunai Rp250 ribu,” katanya.

Pengungkapan perkara eksploitasi seksual terhadap anak di bawah umur atau berstatus sebagai pelajar itu berawal dari laporan masyarakat.

Atas laporan itu, polisi menuju lokasi indekos untuk melakukan penyelidikan laporan itu selama tiga hari.

Ketiga muncikari itu langsung ditangkap dan korban dijadikan sebagai saksi dalam mengembangkan kasus itu.

“Kami masih mengembangkan kasus itu dan apakah korban masih ada. Ini kasus pertama di wilayah hukum Polres Agam,” tegasnya.

Ia menambahkan, muncikari YP bertindak menawarkan korban kepada tamu melalui WhatsApp.

Apabila setuju, tambahnya, pemesan langsung diminta datang ke indekos YP di Simpang Tembok, sembari menyerahkan uang jasa Rp250 ribu.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka diancam Pasal 76i Jo Pasal 88 Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan kurungan 10 tahun penjara. (klick/jpn)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU

BERITA TERBARU