Pangdam XIV Perintahkan Dandim 1408/BS Salurkan Bantuan Sembako ke Warga Bontoduri

36

 

MAKASSAR,BERITAKLICK.com – Mendengar keluhan sejumlah warga yang belum menerima bantuan sembako dari pemerintah, saat mengunjungi rumah tidak layak huni dan menjadi sasaran bedah rumah di Bontoduri.

Babinsa Kodim 1408/BS Makssar saat membagikan sembako kepada warga di Bontoduri Kecamatan Tamalate.

Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka pun segera memerintahkan Dandim Makassar segera mendata dan menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak Covid-19 atau virus Corona.

Gerak cepat Dandim 1408/BS Makassar Kolonel Inf Andriyanto pun dilaksanakan dengan membagikan sembako kepada warga di Bontoduri Kecamatan Tamalate
Sabtu, (16/5).

Sebanyak 80 paket sembako yang merupakan sumbangan dari Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) disalurkan secara door to door, d ke rumah-rumah warga Bontoduri oleh para Babinsa. Mengingat kondisi saat ini mengharuskan mereka tinggal di rumah.

Tidak hanya di Bontoduri. Kawasan lain yang menjadi perhatian Pangdam yakni warga yang tinggal di bantaran sungai Tallo, Kecamatan Tallo. Untuk sampai di kampung bantaran sungai tersebut, Dandim harus berjibaku dengan derasnya arus sungai akibat air pasang air laut, dengan menggunakan perahu tradisional.

Dandim menjelaskan bahwa bantuan sembako tersebut berasal dari para donatur khususnya Yayasan Permabudhi Sulsel yang sangat peduli terhadap nasib rakyat.

“Ini kami bagikan 100 paket sembako untuk warga terdampak Covid-19 yang
berisi tiap paket beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, minuman 2 botol dan masker 2 buah,” ujar Dandim.

Dirinya berharap bantuan tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat terdampak Covid-19.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat, khususnya bagi masyarakat yang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah,” pungkasnya.

Sementara itu, Dg. Ashri yang berprofesi sebagai nelayan mengatakan bahwa dirinya tidak bisa melaut seperti dulu, karena imbauan pemerintah untuk tinggal di rumah.

“Terimakasih pak Koding (Dandim), terimakasih komandang (komandan),” tutur Dg Ashri dengan logat kental khas Makassarnya. (r6/b/wan)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU

BERITA TERBARU