Lagi, Nasabah BNI Kendari Kena Kejahatan Skiming

247

 

KENDARI, BERITAKLICK.com- Setelah kejadian skiming yang dialami ratusan nasabah Bank Negara Indonesia (BNI) cabang Kendari pada bulan Januari 2020 yang lalu, kini kembali terjadi kejahatan skiming pada Mei 2020.

Pemimpin BNI Sulawesi Tenggara (Sultra), Muzakkir mengatakan, bahwa pihaknya membenarkan kejadian skiming tersebut. Olehnya itu untuk mengumpulkan data nasabah yang mengalami kerugian, pihaknya membuka layanan pengaduan di Kantor BNI Cabang Mandonga.

“Berdasarkan laporan yang diterima oleh BNI cabang Mandonga sudah 7 orang nasabah yang telah melapor yang kehilangan uangnya,” ungkapnya melalui sambungan teleponnya, Selasa (12/5/2020).

Dia menjelaskan, kasus skiming yang kembali terjadi kepada nasabah bank BNI pihaknya belum bisa memastikan apakah kasusnya sama dengan yang lalu, yang mana bentuk kejahatan skiming yang lalu ditempel di mesin ATM.

“Kami belum bisa pastikan, karena saat ini tim Bank BNI masih mengecek dilapangan,” ujarnya.

Dia menuturkan, dari 7 orang nasabah yang melapor Bank BNI telah mengalami kerugian sebanyak Rp38 juta.

“Dari 7 orang telah melapor kami langsung mengecek data nasabah dan segera memproses uang pengembaliannya sesuai dengan jumlahnya uang yang terdebet direkeningnya,” jelasnya.

Dalam meningkatan pelayanan, Bank BNI telah membuka layanan aduan bagi nasabah yang terkena skiming di Kantor BNI cabang Mandonga.

“Walaupun dihari libur kami tetap membuka layanan aduan bagi nasabah yang terkena skiming di Bank BNI cabang Mandonga,” ucapnya.

Dia menambahkan, skimming ini merupakan bentuk kejahatan yang dilakukan oknum yang tidak bertanggungjawab. Bahwa pelaku telah merekam data nasabah dan menduplikat kartu ATM milik nasabah serta melakukan penarikan.

“Untuk mengantisipasi bentuk kejahatan ini berlanjut, pihaknya akan meningkatkan pengamanan dimesin-mesin ATM,” pungkasnya. (R5/wan)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar