Kadiknas Prov Sultra Minta Guru Tidak Memberi Tugas Berat Pada Siswa

63

 

Kadiknas Prov Sultra Asrun Lio, M.Hum., Ph.D

 

KENDARI-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra Drs. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D meminta para guru agar tidak memberikan tugas-tugas berat kepada siswa. Kaitannya dengan belajar dirumah dimasa pandemik corona.

Sebab tugas berat pada siswa bisa melahirkan rasa tertekan, dan bisa membuat siswa tidak bersemangat untuk belajar dari rumah.

Hal itu dikatakan saat menjadi narasumber tunggal dalam dialog pendidikan di  program Sultra Cerdas, di Hari Pendidikan Nasional Tanggal 2 Mei 2020, di Kendari.

Menurutnya kegiatan belajar dari di rumah oleh seluruh peserta didik, di masa pandemik Covid-19, fokusnya bukan untuk menuntaskan kurikulum pendidikan. Tetapi untuk pemberian pengalaman baru bagi para siswa sekolah. Melalui pengalaman baru tersebut, diharapkan menumbuhkan life skill siswa hingga bisa melahirkan kecerdasan baru pada dirinya.

Misalnya siswa bisa mengetahui bagaimana cara terhindar dari virus corona. Atau melakukan upaya-upaya pencegahan dari paparan virus corona di masa pandemik ini, di lingkungannya.

“Jadi saya imbau kepada seluruh guru dan kepala sekolah, terkait pemberian belajar dari rumah, fokusnya adalah untuk memberikan pengalaman baru bagi siswa, bagaiamana di masa pandemik ini siswa bisa belajar dari rumah dengan semangat baru, dengan begitu bisa melahirkan life skill siswa. Bukan untuk menuntaskan kurikulum pendidikan,” ujarnya.

Para guru tentu sudah berpengalaman mengajar, sehingga sudah mengetahui kondisi kejiwaan siswanya. Maka yang perlu dilakukan adalah bagaimana menumbuhkan minat siswa, termotivasi untuk tetap bersemangat belajar dari rumah dimasa pandemik ini,” harapnya.

Melalui momentum hari pendidikan ini, para guru diminta untuk tetap bersemangat dan bersama-sama menghadapi situasi yang sulit ini.

“Jalan terbaik yang kita lakukan adalah mengatur jarak sosial, jarak fisik, supaya kita tidak terpapar virus, anjuran pemerintah di rumah wajib kita taati. Jangan berupaya menentangnya, karena kebijakan pemerintah mencegah penyebaran Covid-19 adalah untuk kebaikan kita bersama,” harapnya. (hum)