Jelang Idul Fitri 1441 H PT Askrindo Bagi Ribuan Paket Sembako

36

 

Askrindo saat menyerahkan paket Sembako

KENDARI,BERITAKLICK.com- Jelang Idulfitri 1441 H, PT Asuransi Kredit Indonesia Persero menyiapkan ribuan paket sembako bagi di sejumlah provinsi di Indonesia yang terdampak Covid-19.

Setiap paket berisi 5 kilogram beras, 1 Kg gula pasir, 2 minyak goreng, minuman soft drink, 2 Kg terigu, susu kaleng dan teh celup yang sebagian telah disalurkan.

Melalui Askrindo Peduli, pihaknya telah menyalurkan paket sembako dibeberapa provinsi dengan melihat wilayah yang sangat membutuhkan. Bukan hanya itu, PT Askrindo dibawah kendali BUMN ini juga telah menyalurkan alat pelindung diri atau APD dihampir diseluruh provinsi yang diberikan langsung ke gugus tugas Covid-19.

Kepala Cabang PT Askrindo Kendari Syahruddin mengungkapkan paket sembako ini merupakan lanjutan program kepedulian PT askrindo bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok jelang Idulfitri di tengah pandemi covid-19.

“Bantuan berasal dari CSR PT agar dialokasikan untuk kemanusiaan dengan maksud membantu masyarakat terdampak covid-19 di Indonesia. Sementara APD diberikan ke Pemerintah Provinsi dan kabupaten agar membantu seluruh medis yang menangani pasien selama wabah,” katanya.

Syahruddin menambahkan bawah PT Askrindo terus akan berkomitmen mendukung segala upaya penanganan dan antisipasi covid-19, termasuk membantu masyarakat terdampak.
PT Askrindo Kendari menambahkan khusus paket sembako telah disalurkan di tiga Kabupaten yaitu Kabupaten Konawe, Konawe Selatan dan Kota Kendari.

“Kami telah menyalurkan paket sembako di tiga kabupaten, diantaranya didaerah pesisir di suku bajo,” katanya, kemarin (21/5/2020) usai menyaluran paket sembako.

Khusus paket sembako yang telah disalurkan telah dilakukan survai awal sehingga sembako itu tepat sasaran yang menerima. PT Askrindo cabang Kendari lanjut Syahruddin, telah meyalurkan ratusan APD ke gugus tugas yang ada di Kota Kendari dan puskesmas yang berada didaerah perbatasan kabupaten seperti Puskesmas Puuwatu dan Puskesmas Poasia. (klick/wan)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU

BERITA TERBARU