Di Sultra, Kasus Positif COVID-19 Bertambah 11, Total 202 Orang

33
Data kasus COVID-19 Sultra, Selasa 19 Mei 2020 pukul 17.00 Wita. (ANTARA/HO-Gugus Tugas COVID-19 Sultra)

 

KENDARI-Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulawesi Tenggara (Sultra) menyatakan kasus baru konfirmasi positif COVID-19 di provinsi itu bertambah 11 orang, sehingga total kasus positif hingga Selasa (19/5) pukul 17.00 Wita menjadi 202 orang.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sultra dr La Ode Rabiul Awal mengatakan ke-11 kasus baru tersebut berasal dari Kota Kendari enam orang dan masing-masing satu orang berasal dari Kabupaten Kolaka Utara, Muna, Konawe Selatan, Kolaka Timur dan Wakatobi.

“Update kasus OTG 1.300 orang, ODP 161 orang, PDP 19 orang kasus konfirmasi kita hari ini menjadi 202 kasus dengan penambahan 11 kasus baru,” kata Rabiul dalam keterangan resminya di Posko Gugus Tugas COVID-19 Sultra, Selasa.

Ketua Ikatan Dokter (IDI) Sultra itu memaparkan kasus baru tersebut terdiri dari 10 orang berkaitan dengan klaster yang dipulangkan dari Sukabumi dan satu orang adalah sporadis yang ditemukan dari pemeriksaan rapid test (tes cepat COVID-19) dan di-follow up hasilnya konfirmasi positif COVID-19.

“Kasus sembuh bertambah dua menjadi 25 orang, kasus meninggal tetap empat orang, yang menjalani pemantauan perawatan atau isolasi menjadi 173 orang,” terang Dokter yang akrab disapa Dokter Wayonk ini.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sultra ini menjelaskan dua kasus sembuh tersebut, yakni laki-laki 54 tahun dan laki-laki 64 tahun. Keduanya berasal dari Kota Kendari dan merupakan kasus Sultra ke-53 dan ke-64.

“Kami tambahkan pula bahwa kemarin (18/5) ada satu kasus sembuh belum sempat kami jelaskan, itu adalah pasien laki-laki asal Kolaka Utara,” tuturnya.

Untuk diketahui, ke-173 orang yang masih perawatan tersebut masing-masing lima orang dari Kabupaten Konawe, sembilan dari Muna, 39 dari Kendari, lima orang dari Baubau, tujuh dari Konsel dan lima orang dari Kolaka Utara, delapan orang dari Wakatobi, 66 orang dari Bombana, 10 orang dari Koltim, satu orang dari Muna Barat (Mubar) serta 18 orang dari Kabupaten Buteng.

Sementara 25 orang yang sembuh berasal dari Kota Kendari 14 orang, satu orang masing-masing dari Kolaka dan Bombana. Dua orang dari Konawe dan lima orang dari Muna serta dua orang dari Kolaka Utara.

Sementara untuk pasien positif yang dinyatakan meninggal tiga orang berasal dari Kota Kendari dan satu orang dari Kolaka Utara.(klick/ant)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU

BERITA TERBARU