Tambahan Delapan Positif Corona Tersebar di Empat Kecamatan

3
Ilustrasi

 

KENDARI – Juru Bicara (jubir) Tim Gugus Tugas Penanganan Pencegahan Covid-19 Kota Kendari dr. Alghazali Amirullah mengumumkan kembali kasus positif Corona (COVID-19) di rujab Walikota Kendari, Kamis (9/4).

Dr Alghazali menuturkan Untuk Kasus Positif dari penyampaian sebelumnya sebanyak empat orang, satu telah sembuh dan telah terjadi penambahan delapan orang .

“Terjadi kasus baru sebanyak delapan orang . Jadi total kasus Positif covid 19 di kota kendari sebanyak 12 orang ” Ungkapnya

Lanjut dia , delapan orang tersebut yang pertama perempuan usia 65 tahun alamat Kecamatan Kadia. kemudian perempuan usia 45 tahun alamat Kecamatan Puwatu . Ketiga, perempuan berusia 37 tahun alamat Kecamatan Baruga. Keempat, perempuan usia 48 tahun alamat Kecamatan Baruga. Kelima, laki laki berusia 28 tahun alamat Kecamatan Wuawua. Keenam, Laki laki berusia 46 tahun alamat Kecamatan Wuawua. Ketujuh, perempuan berusia 25 tahun alamat kecamatan wua wua dan perempuan berusia 26 tahun alamat kecamatan puwatu.

” jadi total konfirmasi positif covid 19 di kota kendari sebanyak 12 orang dan telah dinyatakan sembuh yakni satu orang . Jadi pasien positif yang masih dalam perawatan sebanyak 11 orang. ” sebutnya

Dr alghazali mengimbau sekiranya benar-benar mematuhi imbauan yang selalu disampaikan untuk tidak bepergian jika sekiranya tidak penting, ” perkembangan orang yang terpapar virus ini cukup progres , sehingga kita diharapkan untuk benar benar di rumah,” imbaunya.

Ditempat yang sama Walikota Kendari Sulkarnain, mengatakan , semua kebijakan yang diambil Pemerintah Kota Kendari itu berdasar karena diambil dari data. “Sehingga kami tidak sekedar mengambil kebijakan termasuk meminta seluruh masyarakat Kota Kendari untuk tinggal tiga hari di rumah,” ucapnya .

” Semoga tiga hari di rumah itu untuk benar-benar meningkatkan kedisiplinan , meningkatkan kewaspadaannya dan meningkatkan upayanya agar covid-19 ini bisa kita atasi ” harapnya.

Sulkarnain menyebutkan, sudah ada lima kecamatan masuk zona merah yang semula hanya dua kecamatan yang masuk zona merah covid-19.

“Jadi ini tentu harus menjadi perhatian kita bersama dan semoga hanya daerah ini yang kemudian dinyatakan merah dan positif . Dan kita berharap kecamatan yang lainnya tidak mengalami penambahan,” pungkasnya.(Klick/p2/hdi/Hum)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU

BERITA TERBARU