Putus Mata Rantai Covid-19, Pemkab Bombana Tutup Jalur Transportasi Darat dan Laut 

90

RUMBIA,BERITAKLICK.COM – Untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19, maka Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Bombana bakal menutup akses jalur penyebrangan laut dan darat mulai Sabtu (2/5/2020) hingga (30/5/2020).

Juru Bicara Satgas Covid 19 Bombana, Heryanto SKM mengatakan, saat ini pihaknya masih melaksanakan tahapan sosialisasi sampai hari Jumat ini, Sabtu dua Mei langsung kami terapkan.

“Sesuai surat edaran Bupati Bombana bernomor 550/754/perhubungan yakni, larangan sementara pengguna sarana transportasi darat dan penyebrangan,” kata Heryanto, Kamis (30/4/2020).

Staf ahli Bupati Bombana ini juga menjelasakan, pembatasan pergerakan transportasi darat maupun laut merujuk pada Peraturan Menteri (PM) Perhubungan nomor 25 tahun 2020 tentang pelarangan mudik jelang hari raya idul fitri. Untuk transportasi darat yakni sepeda motor, mobil bus dan mobil penumpang. Untuk jalur laut yakni, kapal angkutan penyebrangan dan kapal angkutan sungai dan danau.

“Yang pastinya kami melarang keras penyebrangan dari suatu wilayah yang atatusnya Pembatas Sosial Berskala Besar (PSBB), zona merah penyebaran Covid-19 dan aglomerasi yang ditetapkan sebagai wilayah PSBB,”tegas Heryanto.

Lanjut dia, jika ditemukan saat dilapangan nantinya maka mau tidak mau pengendara tersebut akan dikembalikan didaerah asalnya, secara pasti dia tidak bisa memasuki area Kabupaten Bombana.

“Untuk kendaraan yang bisa memasuki area Bombana nantinya yakni kendaraan, pimpinan lembaga tertinggi negara, kendaraan dinas operasional, Kendaraan ambulans, pemadan kebakaran, mobil jenazah, mobil pemuat logistik, sembako dan, obat-obatan serta kendaraan petugas Covid 19, ” terang Ketua PPNI Sultra ini.

Heryanto menambahkan, dalam pengawasan ini nantinya melibatkan TNI, Polri, dan sejumlah istansi terkait.

“Pengalihan ini dilakukan semata-mata hanya untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid. Untuk itu kesadaran masyarakat sangat kami butuhkan, setelah bencana ini terselesaikan maka semuanya akan berjalan normal kembali seperti biasa,” tutupnya. (din/wan)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU

BERITA TERBARU