Jangan Masuk Muna Barat Jika Tak Mau Disemprot Disinfektan

5

 

 

Warga yang hendak masuk Mubar disemprotkan disinfektan dan menjalani pemeriksaan suhu tubuh.(Muhammad Ery/Klick)

LAWORO – Bagi masyarakat di luar kabupaten Muna Barat (Mubar) diminta untuk sementara waktu mengurungkan niatnya dulu melakukan plesiran di daerah otoritas La Ode M Rajiun Tumada di tengah pandemi Covid-19. Sebab, tak ada celah bagi mereka yang hendak berpergian di sana, kalau urusannya tidak terlalu penting.

Apalagi itu, dilakukan secara beramai-ramai. Sebab, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat lagi gencar-gencarnya memberantas penyebaran virus Corona. Buktinya, di perbatasan Kusambi dan Matarawa, ada sejumlah rombongan warga asal kabupaten Muna yang hendak masuk Mubar dipulangkan.

Pemulangan sejumlah rombongan itu punya alasan yang jelas. Sebab, mereka ke Mubar, hanya bertamasya di Desa Tanjung Pinang. Makanya, Komandan Rayon Militer (Danramil) 1416/01 Katobu, Kapten Inf Ruslan langsung sigap menghentikan mereka.

“Ada sejumlah rombongan naik motor. Setelah kita tanya, alasan mereka hanya untuk rekreasi makanya, kita kasih pulang, semua tempat rekreasi ditutup sekarang. Karena, tujuannya tidak terlalu penting apalagi beramai-ramai. Ada sekitar 12 motor, bonceng-bonceng dua. Kita pulangkan,” kata Danramil 1416/01 Katobu, Kapten Inf Ruslan, saat berada di lapangan, Selasa (7/4).

Namun sebelum mereka dipulangkan, kata pria berpangkat tiga balok dipundak ini, semua menjalani proses penyemprotan dan pemeriksaan suhu tubuh. Hal itu sebagai upaya antisipasi penyebaran virus.

Ruslan juga menjelaskan, tindakan yang dilakukan dengan memulangkan rombongan tersebut, sebagai tindaklanjut maklumat Polri. Artinya, dilarang kumpul-kumpul. Apalagi, itu tujuannya tidak terlalu penting.

“Makanya, kita lakukan pencegahan. Tapi saat pemeriksaan semua dalam keadaan baik,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Kusambi Ali Mochtar Jaya mengatakan, rombongan yang hendak masuk Mubar juga dihimbau dengan cara baik-baik.
Sebab, kedatangan mereka tidak terlalu penting.

“Danramil tadi yang pulangkan. Kebutuahan mereka hanya jalan-jalan. Tidak terlalu penting. Kan sudah ada surat himbauan tidak dibenarkan kumpul-kumpul tidak bermanfaat,” terang Camat Kusambi Ali Mochtar Jaya.

Ia juga mengaku, ada juga beberapa mahasiswa ataupun pelajar dari Muna yang tujuannya ke Disdukcapil Mubar ihwal pengurusan identitas diri.

“Kalau ini, loloskan karena urusannya penting. Tapi kita tetap lakukan penyemprotan dan pengukuran suhu tubuh. Kemudian dipantau,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan di Bandara Sugimanuru besok (hari ini). Disana, pesawat dijadwakan akan tiba. (Klick/m1/hdi/hum)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU

BERITA TERBARU