BNNP Musnahkan 916,4 Gram Sabu Siap Edar

8

Kepala BNNP Sultra, Brigjen Pol Ghiri Prawijaya (kemeja putih) sesaat sebelum memasukkan barang bukti sabu kedalam mesin pembakaran.(Klick/herdi)

KENDARI – Di tengah pandemik Covid-19 tak mengurungkan niat RM dan RS mengedarkan sabu di Kota Kendari.

Berkat informasi yang dihimpun petugas BNNP, aksi kedua pria ini berhasil dibekuk bersama barang bukti sabu seberat 961, 2 gram di Jalan Laute Baru, Kelurahan Tobuha, Kecamatan Puuwatu pada 21 Maret 2020.

Barulah Kamis (16/4) kemarin, BNNP melakukan pemusnahan barang bukti tersebut yang dihadiri sejumlah awak media.

Plt Kabid Pemberantasan BNNP Sultra, Kompol Anwar Toro menjelaskan, penangkapan kedua tersangka berawal dari informasi masyarakat bahwa ada seseorang pengedar narkoba yang berdomisili disekitar wilayah Jalan Laute Baru.

Atas informasi ini kata dia, Kepala BNNP Sultra, Brigjen Pol Ghiri Prawijaya langsung memerintahkan petugas Bidang Pemberantasan BNNP untuk melakukan penyelidikan mendalam.

“Nah hasil penyelidikan ini, tim mendapatkan informasi bahwa target akan menjemput sabu ini dan membawa kerumahnya. Usai dibuntuti petugas langsung melakukan penangkapan dan pengeledahan. Dari situ petugas langsung mengamankan barang bukti sabu ini,” terang Kompol Anwar Toro kepada media.

Berdasarkan Surat Ketetapan Kejaksaan Negeri Kendari tanggal 2 Maret menetapkan bahwa barang sitaan dari tersangka seberat 961, 2 gram akan dimusnahkan seberat 916,46 gram dan disisihkan 41,74 gram sebagai barang bukti laboratorium dan perkara persidangan. Kasus ini terus dikembangkan untuk mengetahui asal barang haram tersebut.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) Subsider pasal 112 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana seumur hidup atau pidana paling singkat enam tahun. Paling lama 20 tahun,” tutup Anwar. (klick/r6/hdi/hum)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU

BERITA TERBARU