80 Narapidana di Kendari Bebas Bersyarat

2

Abdul Samad 

KENDARI – Kebijakan pemerintah pusat untuk program bebas bersyarat atau asimilasi bagi seluruh narapidana atau warga binaan di Indonesia , telah memasuki hari ke-7 sejak 1 April kemarin. Untuk Kota Kendari tercatat sudah 80 orang narapidana yang dibebaskan bersyarat.
Kepala Lapas Kelas IIA Kendari , Abdul Samad mengatakan Selama 7 hari pelaksanaan di Lapas Kelas II A Kendari telah membebaskan 80 warga binaannya hingga selasa (7/4). Hal itu berdasarkan keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kepmenkumham) Nomor M.HH-19.PK.01.04 Tahun 2020 tentang pengeluaran, pembebasan narapidana dan anak melalui asimilasi dan integritas untuk mencegah dan penanggulangan wabah pendemi Virus Corona (Covid-19).
Para warga binaan itu , mendapatkan asimilasi atau pembebasan bersyarat sebelum berakhir masa penahanannya. Namun, Syarat asimilasi ini tidak berlaku bagi warga binaan yang termasuk dalam Peraturan Pemerintah (PP Nomor 99 Tahun 2020 ).
“ Sampai hari ini Tujuh April 2020, tapi sudah habis yang memenuhi syarat untuk diasimilasikan. kecuali kasus Tipikor, teroris bandar narkoba tidak akan mendapatkan asimilasi” tegasnya.
Sedangkan untuk pengawsan mereka yang mendapatkan asimilasi , nantinya akan ada pengawasan dari Balai Pemasyarakatan (Bapas). “ Tetapi , karena ada Social dan Physical Distancing, bisa menggunakan media Online,” Pungkasnya.(Klick/p2/hdi/Hum)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU

BERITA TERBARU