“Pekalape” Bangkitkan Potensi Generasi Milenial Baubau”

6

BAUBAU – Kepedulian terhadap generasi penerus bangsa merupakan wujud kongkrit dalam upaya menciptakan generasi milenial yang produktif di Kota Baubau khususnya diwilayah Kanakea Kota Baubau. Sadar akan hal tersebut, sejumlah cara dan upaya tengah digalang oleh Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Pekalape Baubau untuk berpartisipasi dalam membangun daerah.

Ketua Ormas Pekalape Baubau, Arif Budianto Gafur S.IP MH menuturkan peran pemuda, sebagai sosok yang muda, yang dinamis, yang penuh energi dan optimis, diharapkan dapat menjadi agen perubahan di Kota Baubau. Apalagi pemuda yang membawa ide-ide cemerlang serta pemikiran-pemikiran yang kreatif akan mendorong terjadinya transformasi daera kearah yang lebih baik lagi.

“Pemuda dan semangatnya dibutuhkan sebagai change agent dalam berbagai sektor untuk menuju Kota Baubau yang lebih baik lagi. Jadi dengan membina dan mendidik para pemuda Kota Baubau sesuai koridornya maka dapat dipastikan kita akan menciptakan generasi penerus yang mapan dan berdaya saing,” tuturnya.

Kata dia, sejak berdirinya Pekalape Baubau ditahun 2018 silam, pihaknya telah bersinergi dengan pihak Pemkot Baubau untuk memikirkan cara meramu peran pemuda untuk ikut serta dan berperan aktif dalam membangun daerah. Terlebih stigma generasi pemuda saat ini cenderung tidak peka dan peduli terhadap keadaan sosial, kondisi keamanan yang lebih fokus kepada pola hidup bebas.

“Contohnya diwilayah Kanakea saat ini stigma masyarakat Kota Baubau bahwa diwilayah itu adalah wilayah yang ekstrim. Jadi Pekalape Baubau hadir ditengah-tengah mereka untuk memberikan pemahaman, motivasi dan menggali potensi yang mereka miliki untuk kemudian bersama-sama kita berkarya,” tambahnya.

Dia menambahkan, dari data yang dihimpun pihaknya terdapat sejumlah persoalan yang memicu generasi pemuda diwilayah Kanakea salah arah. Baik dari sektor ekonomi, pendidikan, sosial kemasyarakatan, bahkan faktor lingkungan yang kurang kondusif. Padahal, pihaknya meyakini banyaknya potensi yang dimiliki pemuda Kanakea yang tidak tereksplor dan dimenej dengan baik.

“Faktor ekonomi dan kondisi rumah tangga yang kurang kondusif tentu akan memicu konflik yang berdampak pada rusaknya generasi kita. Dengan memberikan kepedulian dan motivasi kepada mereka setidaknya bisa mengurangi beban mereka dan kembali bangkit untuk menggapai cita-citanya,” jelasnya.

Pihaknya berharap, agar Pemkot Baubau lebih memberikan peran kepada generasi muda khususnya pemuda Kanakea untuk bersama-sama membangun Kota Baubau kearah yang lebih baik lagi. Pasalnya, pemuda Kanakea saat ini sangat membutuhkan pekerjaan yang layak untuk kelangsungan hidupnya bersama keluarga.

“Minimal tidak berilah mereka (pemuda kanakea,red) perhatian khusus agar mereka bisa berperan serta di Kota Baubau yang kita sama cintai ini. Setidak-tidaknya bilamana ada pekerjaan proyek pembangunan diwilayah Kanakea maka libatkan mereka sebagai pekerjanya agar mereka menambah pendapatannya,” tutupnya. (m2)

 

Komentar Facebook

BERITA TERBARU

BERITA TERBARU