Penduduk Miskin di Desa Berkurang, di Kota Bertambah

324

Beritaklick.com | KENDARI – Jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan) di Sulawesi Tenggara pada September 2018 adalah 301,85 ribu orang (11,32 persen).

Berkurang sebesar 5,25 ribu orang dibandingkan dengan kondisi Maret 2018 yang berjumlah 307,10 ribu orang (11,63 persen).

Demikian diugkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara, Mohammad Edy Mahmud dalam komprensi pers di Kantor BPS Sultra, Selasa (15/1/2019).

BPS menginformasikan, persentase penduduk miskin pada periode Maret – September 2018, penduduk miskin di daerah perdesaan berkurang 8,9 ribu orang, sementara di daerah perkotaan bertambah 3,6 ribu orang.

Menurut Kepala BPS itu presentase selama periode Maret – September 2018, persentase penduduk miskin mengalami penurunan sebesar 0,31 poin, dari 11,63 persen menjadi 11,32 persen.

“Pada bulan September 2018, persentase penduduk miskin di daerah perkotaan 6,87 persen, naik 0,31 poin terhadap Maret 2018 (6,56 persen). Sementara di daerah perdesaan pada September 2018 persentase penduduk miskin sebesar 14,07 persen turun 0,70 poin terhadap Maret 2018 (14,77 persen),” ujarnya.

Selama periode Maret – September 2018, Garis Kemiskinan naik sebesar 4,32 persen, yaitu dari Rp 303.618,- per kapita per bulan pada Maret 2018 menjadi Rp 316.729,- per kapita per bulan pada September 2018.

Pada periode Maret – September 2018, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) di daerah perkotaan bertambah sedangkan di perdesaan menurun.

“ Ini mengindikasikan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin di perdesaan cenderung makin mendekati garis kemiskinan dan ketimpangan pengeluaran penduduk miskin juga semakin mengecil sedangkan di perkotaan berlaku sebaliknya,” tutupnya (p9/idu)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar