Menkop dan UKM Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Sultra

223

Menteri Koperasi (Menkop) dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Republik Indonesia (RI) Puspayoga, memukul gong penanda dibukanya acara pendnatanganan MoU kemenkop dan UKM dengan PHDI Sultra, Jumat (31/8) di Plaza Inn.

Beritaklick.com | KENDARI – Menteri Koperasi (Menkop) dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Puspayoga, mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini yang melampaui pertumbuhan ekonomi nasional.

Puspayoga menyebut, perekomian Sultra saat ini berkembang cukup baik, dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi mencapai angka 6 persen dan sudah di atas rata-rata nasional.

“Pertumbuhan ekonomi Sultra cukup baik. Sudah pasti sektor UKM menjadi salah satu pemicu pertumbuhan ekonomi hingga melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Puspayoga di Plaza Inn dalam acara penandatanganan MoU dan UKM dengan PHDI dalam rangka pemberdayaan ekonomi umat, Jumat (31/8).

Puspayoga menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini berada di urutan tiga dunia dengan angka 5,27 persen. Pertumbuhan ini katanya diprediksi akan terus meningkat seiring dengan perkembangan ekonomi. Perkembangan ekonomi dunia yang semakin berkembang apa lagi dengan persaingan Amerika Serikat dan Tiongkok saat ini sehingga negara-negara lain seperti Indonesia juga ikut terkena dampaknya.

“Jadi saya tekankan kepada masyarakat Indonesia khususnya Sultra untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Jika lapangan kerja meningkat maka pengangguran akan berkurang, secara tidak langsung kemiskinanpun akan berkurang. Sesuai dengan program presiden dengan pemerataan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Pj Gubernur Sultra, Teguh Setyabudi mengucapkan terimakasih atas kehadiran Menkop dan UKM di Sultra. Dia berharap apa yang dilakukan Menkop dan UKM dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat terutama dalam pemberdayaan koperasi dan UKM di Sultra.

Baca Juga:
1. Kemenkop dan UKM bersama PHDI Tandatangani MoU Pemberdayaan Ekonomi Umat
2. Tokopedia Menggandeng IKM dalam Pemasaran Produk
3. Pelatihan Pembinaan IKM se- Indonesia Dibuka

Teguh bilang, arah kebijakan pemprov selain fokus pada pembangunan infrastruktur, juga tidak lepas dari pembangunan ekonomi yang mengedepankan prinsip keadilan dan pemerataan.

“Mendorong pertumbuhan dan perkembangan serta upaya peningkatan kualitas koperasi dan UKM di Sultra, pada 2018 ini Pemprov Sultra melalui Dana Akokasi Khusus (DAK) dana dekosentrasi maupun tugas pembantuan mengalokasikan anggaran sebesar Rp6,5 miliar,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI) mengajak anak muda Indonesia untuk berwirausaha dan punya semangat mampu mandiri dan memajukan ekonomi kerakyataan. “Dengan MoU ini kita manfaatkan, serius dan fokus memajukan ekonomi kerakyatan,” tegasnya. (p22/rs)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar