BNI Salurkan KUR Rp 60 M

235

Beritaklick.com | KENDARI – PT Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Kendari telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp 60 miliar kepada sekitar ratusan orang debitur.

Kepala BNI Cabang Kendari, Muzakkir mengatakan, hingga Agustus 2018 pihaknya telah secara aktif menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR). Penyaluran KUR mencapai Rp 60 miliar. Menurutnya, secara rasio pemenuhan, realisasi tersebut sudah mencapai 83 persen terhadap total alokasi plafon tahun 2018 sebesar Rp 75 miliar.

“KUR BNI hingga Agustus 2018 mencapai Rp 60 miliar dengan presentase penyaluran sebesar 83 persen,” ungkap Muzakkir saat ditemui di salah satu hotel di Kendari, Jumat (31/8).

Dia menuturkan, penyaluran KUR terbanyak masih di sektor perdagangan, dan usaha. Perseroan juga telah mengikuti arahan pemerintah untuk memfokuskan penyaluran KUR ke sektor produksi seperti sektor perikanan dan pertanian.

“Olehnya itu, kedepan kami akan memfokuskan juga penyaluran KUR ke sektor produksi,” ucapnya.

Dia bilang, penyaluran KUR disebar merata pada tiap daerah. Namun untuk presentasi daerah tempat penyaluran KUR terbanyak masih di kota Kendari.

Katanya, dengan kinerja tersebut, bank berlogo 46 ini optimistis mampu menyelesaikan tugas penyaluran KUR dengan lebih cepat dan dapat mencapai target di akhir tahun.

“Seiring dengan besarnya potensi yang mulai digarap seperti komoditas pertanian antara lain padi, jagung serta pembiayaan ke industri kreatif khususnya kuliner,” tambahnya.

Baca Juga:
1. Harga Emas Naik, Pembeli Sepi
2. Menkop dan UKM Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Sultra
3. Tokopedia Menggandeng IKM dalam Pemasaran Produk

Penyaluran KUR BNI terbilang cukup cepat. Pasalnya per akhir Agustus 2018 realisasi KUR BNI sudah mencapai Rp 60 miliar. Artinya, dalam kurun waktu tersebut BNI berhasil menyalurkan KUR sebesar 83 persen.

Lanjutnya, untuk KUR ke sektor pertanian, perseroan juga sudah menyusun sejumlah program antara lain dengan menggandeng kelompok tani untuk penyaluran KUR pertanian.

“Saat ini penyaluran KUR oleh BNI masih lebih banyak diberikan kepada sektor perdagangan. Namun, kedepan masih akan berupaya mendongkrak dan mengoptimalkan proporsi KUR kepada sektor lainnya,” tutupnya. (p9/rs)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar